Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
SIMULASI BAGI PEMILIH DISABILITAS Penyandang disabilitas mengikuti "Sosialisasi dan Simulasi untuk Pemilih Disabilitas Pemilu 2014" di gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (4/4). Acara yang digelar KPU bersama Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca) itu bertujuan untuk memberi pemahaman lebih bagi pemilih yang menyandang disabilitas saat pencoblosan pada Pemilu mendatang. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pelaksanaan pemilu di Kulonprogo belum ramah terhadap penyandang disabilitas. Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) disinyalir kurang peka terhadap isu tersebut.
Divisi Sosialisasi dan Humas Komisi Pemilihan Umum Kulonprogo, Tri Multasih, menuturkan berdasarkan pantauan di lapangan saat penyelenggaraan pemilihan legislatif (pileg) lalu, tempat pemungutan suara (TPS) di Kulonprogo belum sepenuhnya dapat diakses penyandang disabilitas. Dicontohkannya, bagi penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda akan kesulitan saat melakukan pencoblosan karena meja bilik suara terlalu tinggi.
“Hal-hal semacam itu tidak terpikirkan oleh PPK karena mungkin kepekaan mereka kurang terasah karena tidak pernah menghadapi penyandang disabilitas,” jelasnya seusai sosialisasi pilpres bagi penyandang disabilitas di SLB Bhakti Wiyata, Selasa (24/6/2014).
Oleh karena itu, kata Tri, KPU Kulonprogo memanfaatkan sosialisasi pilpres kepada penyandang disabilitas untuk menerapkan pemilu yang lebih ramah. Pada kesempatan itu, penyandang disabilitas dapat secara langsung menyampaikan maksud sekaligus mendapatkan informasi yang tepat.
Adapun materi sosialisasi yang diberikan seperti memahami template surat suara huruf Braille, melakukan simulasi pencoblosan surat suara di bilik, serta mencelupkan jari ke dalam tinta sesuai mencoblos. Adapun jumlah penyandang tuna netra di Kulonprogo sebanyak 87 orang yang tersebar di berbagai kecamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.