Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Juli 2026, Elon Musk Nomor Satu
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Harianjogja.com, BANTUL–Ratusan warga pesisir Pantai Samas mendatangi kantor Bupati Bantul, Rabu (25/6/2014). Mereka menyampaikan penolakan pembangunan tambak udang di wilayah itu.
Para petani dan peternak dari Kring IV Desa Srigading mengatasnamakan diri Aspirasi Masyarakat Petani dan Ternak Samas (Ampas) mengancam akan memboikot Pilpres 2014 jika tuntunannya tak dikabulkan.
Salah seorang petani, Edi Nugroho mengatakan tambak udang membuat puluhan petak lahan padi milik petani mati. Hal ini dikarenakan rembesan air laut dari tambak yang mengalir ke sawah membuat padi mati dan kering sehingga menanggung kerugian hingga jutaan rupiah.
“Tidak hanya itu, kerugian juga dirasakan para peternak sapi dan kambing. Sebab ternak mereka saat ini tak doyan memakan jerami dan rumput yang diperoleh dari sawah di sana,” kata Edi saat berorasi di depan kantor Pemkab Bantul, Rabu (25/6/2014).
Selain itu, Edi mengaku khawatir karena Kepala Desa Srigading berencana akan membuat tambak di wilayah pesisir Samas. Rencana ini diketahui warga saat Kades mengadakan pertemuan.
Ketua Ampas, Suparman yang mewakili warga bertemu Bupati Bantul, Sri Surya Widati di ruang kerjanya mengatakan, seluruh petani dan peternak di Kring IV yang terdiri dari Dusun Tegalrejo, Tegal Sari, Baran, Cetan, Karang Suwung, Soge, Ngepet, dan Samas tegas menolak pembangunan tambak baru di wilayah itu.
Bupati Bantul, Sri Surya Widhati menyatakan secara substansi Pemkab juga tidak menyetujui adanya pembangunan tambak di pesisir pantai selatan. Bahkan, sebelumnya Pemkab sudah menjalin kesepakatan dengan petambak di Parangtritis agar tambak segera ditutup sebelum pergantian tahun.
“Saya menganggap ini bukan demo. Hanya anak wadul karo ibune. Dan saya setuju dengan penolakan tambak ini. Kami usahakan sebelum pergantian tahun baru tambak itu sudah bersih,” ujar bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forbes merilis daftar orang terkaya dunia Juli 2026. Elon Musk tetap di posisi pertama dan menjadi triliuner pertama dunia
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.