Kemarau, Kasus Kebakaran Lahan di Gunungkidul Melonjak
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-http://www.harianjogja.com/baca/2014/07/01/tim-unesco-akan-nilai-kawasan-gunungsewu-sebagai-global-geopark-network-516492">Tim penilai geopark Gunungsewu akhirnya menjejakkan kakinya di Bumi Handayani, Jumat (5/7/2014). Sayang, tim yang terdiri dari dua orang, yakni Kristin Rangnes dan Zhang Yuanhai ini akhirnya tidak dapat hadir seluruhnya. Sebab Zhang Yuanhai tidak mendapat visa.
“Rencananya, dia (Kristin) akan langsung melanjutkan perjalanan ke Pacitan, untuk menilai kawasan karts Gunungsewu di sana,” kata Kepala Bidang Pengembangan Produk Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono kepada Harianjogja.com, Jumat (4/7/2014).
Kedatangan Kristin seorang tidak menjadikan masalah dalam penilaian kawasan karts Gunungsewu untuk masuk ke dalam global geopark network. Karena, penilaian tetap akan dilaksanakan meski dia datang seorang diri. Malahan, sebelum berangkat memulai penilaian ke Pacitan, dia sempat mendapatkan cinderamata berupa batik motif walang dan penganan khas dari Gunungkidul.
Sementara itu, Sekretaris daerah Gunungkidul, Budi Martono mengatakan penilaian ini akan dilakukan dalam empat hari dari 4-7 Juli. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengamatan terhadap kebenaran dokumen yang dikirim ke UNESCO beberapa waktu lalu.
“Dari Sekretariatan dia langsung akan menuju ke Pacitan dan Wonogiri untuk menilai kawasan karts di sana,” katanya.
Lebih jauh dikatakan Budi, perjalanan tim penilai ini berbeda dengan rencana awal. Karena, awalnya Gunungkidul akan menjadi lokasi pertama penilaian. Namun, dikarenakan dari ketiga wilayah, Gunungkidul memiliki cakupan area paling luas, maka mendapatkan jatah paling akhir. (Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2014/05/09/sambut-unesco-gunungkidul-rela-rogoh-kocek-rp190-juta-506805">Sambut Unesco, Gunungkidul Rela Rogoh Kocek Rp190 juta)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.