Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Harianjogja.com, SLEMAN-Para pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr.Sardjito merasa senang karena bisa tetap menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2014, Rabu (9/7/2014).
Anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dari dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di rumah sakit tersebut memberikan layanan TPS keliling.
“Ya bagus ini. Jadi saya tidak kehilangan kesempatan yang cuma 5 tahun sekali,” kata Turwati, salah satu pasien di kamar VVIP RSUP Dr.Sardjito, Rabu (9/7/2014).
Dia pun mengaku senang karena sang suami yang telah 10 hari menemaninya juga bisa tetap mencoblos.
Begitu pula dengan Subranti, pasien asal Temanggung yang sudah 5 hari menjalani rawat inap. “Terima kasih karena saya tetap bisa memilih,” katanya beberapa saat setelah mencelupkan jarinya ke tinta bukti memilih.
Kepala Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Trisno Heru Nugroho, mengatakan ada 469 pasien yang tercatat memiliki hak pilih. “Pemungutan suara untuk pasien rawat inap dilakukan sekaligus, bersamaan dengan yang di TPS. Jadi ada sebagian petugas yang keliling,” papar Trisno.
Secara keseluruhan, diungkapkan Trisno, dua TPS di RSUP Dr.Sardjito melayani 1.452 pemilih. “Untuk karyawan dan mahasiswa praktek boleh mencoblos juga mulai jam 12 siang,” ucapnya.
Setelah sempat ditiadakan pada pileg 9 April lalu, karyawan menyambut baik adanya TPS rumahh sakit. “Sangat terbantu, kalau harus di rumah kan repot karena pagi sudah harus sampai sini,” kata Dewi, salah satu perawat di RSUP Dr.Sardjito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.