PILPRES 2014 : Seusai Pencoblosan, Ini Fokus Pengamanan Polda DIY

Sunartono
Sunartono Jum'at, 11 Juli 2014 11:40 WIB
PILPRES 2014 : Seusai Pencoblosan, Ini Fokus Pengamanan Polda DIY

Seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengawasi seorang petugas pengecek kelengkapan surat suara di Telok Gong, Jakarta, Selasa (8/4/2014). Mabes Polri menyiagakan anggotanya untuk pengamanan pemilu legilslatif dan pemilu presiden dengan sandi Mantap Brata yang tersebar di 545.778 tempat pemungutan suara (TPS) di Indonesia. (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)

Harianjogja.com, SLEMAN-Polda DIY memperketat pengamanan dengan mengawasi intensif Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu di DIY. Hal itu dilakukan menyusul adanya peningkatan suhu politik sejalan dengan klaim kemenangan kedua pasangan Capres.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pujiastuti menjelaskan sesuai dengan tugas kepolisian, kedua institusi yakni KPU dan Bawaslu merupakan objek vital yang memang harus dijaga demi kelancaran pilpres. Tidak saja ditingkat provinsi tapi juga di kabupaten/kota yang ada di DIY.

Pascapencoblosan Rabu (9/7/2014) lalu, Polda masih menetapkan status Siaga 1 hingga 20 Juli 2014. Pengawasan dan penjagaan akan dilakukan selama 24 jam dengan sistem terbuka dan tertutup pada dua institusi tersebut.

"Meski harus dilakukan penjagaan tapi tidak ada penambahan personel, karena sebelumnya sudah diploting. 24 jam kami pantau melalui patroli dan penjagaan," terang Anny, Kamis (10/7/2014).

Ia menambahkan selain kedua lembaga itu, kepolisian juga akan memberi perhatian khusus dalam hal pengamanan pada kediaman tokoh parpol dan ketua tim sukses pasangan capres.

Karena titik-titik itu juga dinilai rawan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Penjagaan akan dilakukan di lintas sektor serta wilayah tempat tinggal tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online