Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Ilustrasi penyaluran air bersih. (Burhan Aris N./JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, BANTUL—Kebutuhan air bersih bulan Ramadan sejalan datangnya musim kemarau dirasakan masyarakat mulai meningkat. Dewan meminta agar Pemkab segera memetakan wilayah kebutuhan air dan program droping air bersih disiapkan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Kami minta agar armada tangki droping sudah mulai disiapkan untuk pelayanan droping air ke masyarakat yang membutuhkan," kata anggota DPRD Bantul Dwi Kristanto kepada Harianjogja.com, Jumat (11/7/2014).
Dwi menilai perlu ada pemetaan wilayah kawasan krisis air bersih yang akurat setiap tahunnya agar bantuan droping air bersih dilakukan tepat mengenai sasaran kebutuhan. Kebijakan droping air bersih kawasan kekeringan diimbau juga menggunakan prioritas. Bulan Ramadan saat ini kebutuhan air bersih tidak hanya menyangkut kebutuhan konsumsi, melainkan kebutuhan ibadah umat untuk tempat ibadah masjid ataupun musala. Pemkab Bantul melalui Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) diimbau memulai program droping yang menjadi tugas dan kewenangannya.
Dari pemataan daerah krisis air 2013 lalu, terdapat tiga kecamatan di Bantul yang menjadi daerah prioritas kebijakan droping air bersih yakni Imogiri, Dlingo dan sebagian Piyungan. Selain karena medan daerah perbukitan dan dataran tinggi, ketiga daerah perbatasan dengan Kabupaten Gunungkidul minim sumber mata air.
Kepala Desa Selopamioro Himawan Sajati mengatakan dari 18 dusun di wilayah tugasnya terdapat delapan dusun yang dikategorikan daerah langganan kekeringan. Hanya, hujan dengan intensitas rendah beberapa hari lalu cukup membantu warga yang tinggal di delapan dusun. Ia juga mengakui bulan Ramadan ini kebutuhan air untuk tempat ibadah meningkat dan akan segera dilakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
BNN RI membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi etomidate dari Malaysia melalui Batam dan menangkap tujuh tersangka.
TPP ASN Sleman berpotensi disesuaikan jika target PAD meleset, namun Pemkab menegaskan belum ada keputusan pemotongan.
Polri memutasi 146 perwira tinggi dan menengah. Brigjen Pol. Untung Widyatmoko ditunjuk sebagai Kadivhubinter Polri yang baru.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan Texsi Miki Fijay
Penyebab kematian Sutrimo masih didalami Polda Metro Jaya dengan melibatkan Puslabfor usai ditemukan tewas di Jakarta Selatan.