Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Ilustrasi perdagangan ikan laut di pasar tradisional. (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Ikan teri berformalin kembali marak beredar di pasar Kulonprogo.
Satpol PP Kulonprogo dalam operasi pengawasan terpadu bersama dengan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM, serta Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan (KP4K) yang digelar selama bulan Ramadan berhasil menyita hampir tiga kilogram ikan teri yang mengandung formalin.
Ikan yang mengandung zat berbahaya tersebut berhasil ditemukan di Pasar Kranggan Kecamatan Galur dan Pasar Sribit Kecamatan Girimulyo.
Tidak hanya itu, saat pengujian langsung di lokasi, diketahui kadar formalin yang terdapat dalam ikan berada di atas batas layak konsumsi, yakni lebih dari 20 part per million (ppm). Hal ini dibuktikan, saat petugas mencampur sebagian ikan teri dengan cairan uji didapati warna pekat, yang menunjukkan tingginya kandungan formalin.
Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kulonprogo Kuncahya menguraikan, ikan teri berformalin yang ditemukan terdiri dari 1,75 kilogram ikan teri nasi di Pasar Kranggan dan satu kilogram ikan teri kacangan di Pasar Sribit.
Ia menyebutkan, kadar formalin di dalam ikan teri tersebut tinggi yang dibuktikan dengan uji laboratorium di lapangan. "Kami membawa alat uji dan saat diuji petugas terlihat berawana gelap, yang menjadi indikasi tingginya kandungan formalin di dalam ikan teri tersebut," terangnya, Selasa (15/7/2014).
Tidak hanya itu, dalam operasi pasar yang terus sampai H-2 Lebaran, petugas juga berhasil menyita aneka makanan, bumbu masak, serta minuman ringan kadaluwarsa. Akan tetapi, tidak semua barang tersebut diambil, mengingat ada beberapa barang yang masih bisa diretur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY memperkuat kapasitas kehumasan di era digital melalui Smart Immigration Communication bersama GKR Bendara.
Pendaftaran MagangHub 2026 Tahap II dibuka hingga 8 September. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan mulai magang bagi peserta terpilih.
PHM merampungkan proyek SNB AOI 1-3-5 di WK Mahakam. Sumur NB-501 menghasilkan 6,12 MMscfd untuk memperkuat pasokan gas Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 4 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Indonesia masuk 10 besar pengguna ChatGPT dunia. OpenAI mengungkap tingginya adopsi AI dan peluang pengembangan ekosistem AI nasional.