Kolaborasi MTA-RSA UGM Bantu Stok Darah di Sleman

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 05 Juli 2026 05:17 WIB
Kolaborasi MTA-RSA UGM Bantu Stok Darah di Sleman

Kolaborasi antara Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Cabang Pakem dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM menggelar kegiatan donor darah di Gedung MTA Cabang Pakem, Sleman, Sabtu (4/7/2026). Ist/humaspemkabsleman

Harianjogja.com, SLEMAN — Kolaborasi antara Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Cabang Pakem dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM menghadirkan aksi nyata di bidang kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang digelar di Gedung MTA Cabang Pakem, Sleman, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda sosial, tetapi juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis kolaborasi masyarakat.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif MTA dan RSA UGM. Ia menilai aksi donor darah ini sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Sleman yang masih tergolong terbatas.

“Ini adalah gerakan yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat,” ujar Harda.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam aksi sosial seperti donor darah perlu terus didorong, mengingat kebutuhan darah di fasilitas kesehatan sering kali meningkat, terutama dalam kondisi darurat.

Ketua panitia sekaligus perwakilan MTA Cabang Pakem, Warimin, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa dakwah tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kajian keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dakwah juga hadir dalam bentuk kepedulian sosial. Donor darah ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kami,” katanya.

Warimin menyebutkan, sekitar 150 orang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut. Antusiasme peserta dinilai cukup tinggi, menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berbagi untuk sesama semakin meningkat.

Sementara itu, dr. Donitra Arby Wardhana dari RSA UGM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

Ia menegaskan, penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen jangka panjang antara RSA UGM dan MTA untuk menghadirkan program-program kesehatan yang berdampak luas.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di kegiatan donor darah saja. Ke depan, akan ada program kesehatan lain yang bisa dikembangkan bersama,” ujarnya.

Sebagai rumah sakit pendidikan, RSA UGM memiliki peran strategis tidak hanya dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Sinergi antara institusi kesehatan dan organisasi masyarakat seperti ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Aksi donor darah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kontribusi kecil dari masyarakat dapat memberikan dampak besar bagi keselamatan dan kehidupan orang lain.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online