Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Harianjogja.com, JOGJA-Mahasiswa Papua yang menuntut ilmu di Jogja menyampaikan keinginannya berdialog dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Keinginan berdialog tersebut menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) kerap dihalang-halangi Forum Kemitraan Polisi Dan Masyarakat (FKPM) Paksi Katon.
Selasa (15/7/2014) siang, aksi unjukarasa mahasiswa yang akan dilakukan di Titik Nol Kilometer dihadang Paksi Katon di depan Taman Makam Pahlawan Jalan Kusumanegara. Mahasiswa dan Paksi Katon sempat saling dorong sebelum polisi datang dan melerainya.
Setelah membacakan pernyataan sikap mahasiswa kemudian membubarkan diri. Sebelumnya 1 Juli lalu aksi unjukrasa juga dihadang Paksi Katon di Simpang Empat Kalimambu, Jogja.
Paksi Katon menilai aksi mahasiswa Papua itu cenerung kearah makar karena membawa simbol-simbol OPM (Organisasi Papua Merdeka) sehingga mencederai keutuhan NKRI.
Paksi Katon mempersilahkan aksi tersebut diluar Jogja. “Kami tidak mau kenyamanan Jogja dirusak dengan aksi-aksi makar,” kata Komanan Paksi Katon Muchamad Suhud.
Juru Bicara AMP Roka Roykaroba mengungkapkan, tindakan Paksi Katon telah menghalang-halangi kebebasan berpendapat di muka umum. AMP hanya ingin menyampaian aspirasi terkait kondisi di Papua Barat.
Dia mengklaim ada pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat TNI dan Polisi. “Kami minta aparat TNI ditarik dari Papua Barat,” kata dia di sela-sela aksi.
Roka juga menampik membawa benera OPM. Yang dibawa peserta aksi hanya kertas bergambar benera Papua Barat. “Kami ingin berialog dengan Sultan kenapa kami dilarang unjuk rasa di Jogja,” tandas Roka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Gol penalti Kylian Mbappe membawa Les Bleus lolos ke perempat final menghadapi Maroko.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.