Kementerian Kehutanan Perkuat Pelestarian Anggrek
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pelestarian anggrek Indonesia melalui kolaborasi konservasi, pengembangan budidaya, edukasi
(JIBI/Solopos/Trianto Hery Suryono)
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY menemukan lebih dari 100 pak makanan dan botol minuman yang sudah kadaluarsa di beberapa kios di Terminal Giwangan, Jogja, Rabu (16/7/2014).
BPOM pun memperingatkan para pedagang untuk tidak menjual lagi makanan kadaluarsa tersebut.
Staf Bidang Pemeriksaan BPOM DIY Ety Rusmawati mengungkapkan, dalam inspeksi dadakan (sidak) yang dilakukannya telah menemukan sebanyak 181 pak makanan riangan daan minuman.
Selain itu makanan yang sudah rusak kemasannya juga sempat diperingatkan agar tidak dijual kembali. “Sudah kami peringatkan agar tidak dijual lagi,” kata dia disela-sela sidak.
Sidak BPOM ini menyasar 34 kios yang berada di terminal. Dari jumlah kios tersebut diakui Ety hanya 15 kios yang memenuhi syarat. Kendati demikian, Ety mengaku jumlah makanan kadaluarsa yang ditemukannya tersebut masih terbilang sedikit jika dibanding Ramadan tahun lalu yang jumlahnya mencapai lebih dari 500 pak makanan dan minuman.
“Tahun ini sudah cenerung menurun meskipun masih kita temukan,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pelestarian anggrek Indonesia melalui kolaborasi konservasi, pengembangan budidaya, edukasi
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.