Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
(JIBI/Solopos/Trianto Hery Suryono)
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY menemukan lebih dari 100 pak makanan dan botol minuman yang sudah kadaluarsa di beberapa kios di Terminal Giwangan, Jogja, Rabu (16/7/2014).
BPOM pun memperingatkan para pedagang untuk tidak menjual lagi makanan kadaluarsa tersebut.
Staf Bidang Pemeriksaan BPOM DIY Ety Rusmawati mengungkapkan, dalam inspeksi dadakan (sidak) yang dilakukannya telah menemukan sebanyak 181 pak makanan riangan daan minuman.
Selain itu makanan yang sudah rusak kemasannya juga sempat diperingatkan agar tidak dijual kembali. “Sudah kami peringatkan agar tidak dijual lagi,” kata dia disela-sela sidak.
Sidak BPOM ini menyasar 34 kios yang berada di terminal. Dari jumlah kios tersebut diakui Ety hanya 15 kios yang memenuhi syarat. Kendati demikian, Ety mengaku jumlah makanan kadaluarsa yang ditemukannya tersebut masih terbilang sedikit jika dibanding Ramadan tahun lalu yang jumlahnya mencapai lebih dari 500 pak makanan dan minuman.
“Tahun ini sudah cenerung menurun meskipun masih kita temukan,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.