LEBARAN 2014 : Distribusi Gas Elpiji Diawasi
JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pemilik pangkalan elpiji menata tabung 3kg kosong di pangkalan elpiji Sejahtera Jaya Mandiri, Nusukan, Solo, Rabu (12/2). Pertamina menggelontor extra droppng elpiji 3kg pada Rabu (12/2) sebanyak 6.160 tabung untuk wilayah Solo. Hal itu menyusul meningkatnya permintaan masyarakat yang menyebabkan kekosongan elpiji bersubsidi di pangkalan dan pengencer
Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara intensif mengawasi pendistribusian elpiji bersubsidi di daerah setempat selama Ramadhan agar tepat sasaran sesuai peruntukannya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) DIY, Eko Witoyo mengatakan pengawasan itu dilakukan dengan tujuan agar tidak terjadi kelangkaan gas pada bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
"Distribusi elpiji kami harapkan dapat menyasar sesuai dengan peruntukannya yaitu konsumen katagori rumah tangga, " kata dia, Rabu (16/7/2014).
Menurut dia, pengawasan tersebut dapat dilakukan melalui inspeksi mendadak di agen, toko, maupun pusat perbelanjaan lainnya dengan melibatkan disperindagkop kabupaten/kota masing-masing, agar peredaran elpiji bersubsidi sesuai ketentuan.
Ia memperkirakan konsumsi elpiji selama Ramadhan hingga Lebaran akan mengalami peningkatan.
"Tingginya permintaan tanpa disertai dengan pengawasan ketat, dikhawatirkan akan terjadi kelangkaan," katanya.
Sementara itu, ia mengatakan, pengawasan juga difokuskan untuk mengantisipasi lonjakan harga jual elpiji di pasaran, seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat.
"Apabila ditemukan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) per tabung akan kami tindak," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share