PILPRES 2014 : Angka Partisipasi Pemilih di Sleman Meningkat, Masih Belum Penuhi Target

Rima Sekarani
Rima Sekarani Jum'at, 18 Juli 2014 06:31 WIB
PILPRES 2014 : Angka Partisipasi Pemilih di Sleman Meningkat, Masih Belum Penuhi Target

Seorang warga memasukkan surat suara seusai melakukan pemungutan suara ulang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 56, Desa Ngestiharjo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (13/7/2014). Tiga TPS di desa tersebut melakukan pencoblosan ulang karena terdapat warga yang tidak berhak memilih namun ikut mencoblos pada hari pemungutan suara pemilu presiden, Rabu (9/7/2014) lalu.

Harianjogja.com, SLEMAN- Angka partisipasi pemilih pada pemungutan suara pilpres 9 Juli kemarin dinyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mencapai 81,7%. Meski tak signifikan, angka tersebut meningkat dibanding pada pileg 9 April lalu.

"Partisipasi meningkat 0,3 persen dibanding pileg kemarin," kata Ketua KPU Sleman, Ahmad Shidqi, usai rekapitulasi suara tingkat kabupaten di Gedung Bappeda Sleman, Rabu (16/7/2014) kemarin.

Menurut Shidqi peningkatan tersebut kemungkinan disebabkan naiknya partisipasi dari kalangan pendatang, khususnya mahasiswa. "Mungkin karena sudah banyak mahasiswa yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) setelah mengurus A5 pada pileg lalu," ungkap Shidqi.

Meski mengalami peningkatan, Shidqi mengaku target partisipasi belum bisa terpenuhi. “Target kami 85 persen, tapi yang penting semua aman dan lancar,” ucapnya kemudian.

Dibandingkan kabupaten/kota lain di DIY, partisipasi di Sleman menjadi yang paling tinggi. Partisipasi pemilih di Bantul mencapai 81,3%, Kulonprogo 79,3%, Gunungkidul 77,04%, dan Jogja 77,15%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online