PILPRES 2014 : Partisipasi Pemilih di DIY Turun, Ini Penjelasan KPU

Minggu, 20 Juli 2014 12:21 WIB
PILPRES 2014 : Partisipasi Pemilih di DIY Turun, Ini Penjelasan KPU

Harianjogja.com, JOGJA-Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu Presiden 2014 di Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat 79,85%, atau mengalami penurunan 0,2% jika dibandingkan saat Pemilu Legislatif lalu.

"Partisipasi pemilih pada Pemilu Presiden tahun ini memang sedikit menurun sekitar 0,2 persen dari partisi Pileg yang mencapai 80,02 persen," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Hamdan Kurniawan, Sabtu (19/7/2014).

Meski demikian, Hamdan menyebutkan, angka tersebut masih di atas target nasional 75%. Angka partisipasi Pilpres tahun ini juga masih lebih tinggi sekitar 4% jika dibandingkan saat Pilpres 2009.

Hamdan menilai penurunan angka partisipasi 0,02% dibanding saat Pileg, disebabkan banyaknya masyarakat pendatang khususnya mahasiswa yang memutuskan memilih di daerah masing-masing.

Ia mengatakan, KPU DIY telah berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dengan mengevaluasi dan menutupi kekurangan dari pelaksanaan Pileg 9 Juli.

"Yang membanggakan bagi kami pada pilpres kali ini kami dapat memfasilitasi TPS untuk pemilih pasien dan tenaga medis rumah sakit, baik rumah sakit umum, maupun rumah sakit jiwa," kata dia.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU DIY pada Jumat (18/7/2014), pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memperoleh 1.234.249 suara, sementara pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 977.342 suara dari total surat suara sah sebanyak 2.221.591 lembar.

Surat suara tidak sah sebanyak 33.573 lembar, sehingga total pemilih yang menggunakan hak pilihnya 2.245.164 orang. (JIBI/Harian Jogja/Antara)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online