Prabowo Minta Tepung Singkong Diproduksi Skala Besar untuk Padamkan Karhutla
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Harianjogja.com, BANTUL—Proses pelayanan penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP mengalami hambatan kiriman blangko dari pemerintah pusat.
Tersendatnya kiriman blangko membuat target terselesainya e-KTP akhir tahun dan musim mudik Lebaran tahun ini terancam meleset.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Fenti Yusdayanti mengatakan, blangko pencetakan e-KTP baru tersedia November nanti sesuai keterangan yang diperoleh dari pemerintah pusat.
Menurut keterangan pemerintah pusat, kiriman blangko pemerintah tersendat karena proses pengadaan lelang sampai saat ini masih berjalan. "Jadi kemungkinan baru November nanti layanan e-KTP bisa jalan lagi," tambah Fenti belum lama ini.
Ia pesimistis target menyelesaikan e-KTP terpenuhi karena waktunya tinggal sebulan. Terlebih, imbuh Fenti, sampai saat ini harus mengejar target sekitar 15.000 warga.
Jumlah tersebut terdiri dari 8.000 belum melakukan perekaman karena domisili luar daerah, belum terlayani dan sisa lainnya pencetakan ulang karena perbaikan. Sampai saat ini persentase jumlah total penduduk di Bantul yang memiliki e-KTP Bantul sudah menembus 99,15%.
Ketua Komisi C Aslam Ridlo mengimbau agar berbagai terobosan dilakukan Disdukcapil untuk mengejar target e-KTP ini. Pasalnya, selain karena adanya target waktu ditentukan pemerintah pusat, e-KTP sangat menunjang validasi kependudukan untuk berbagai keperluan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
UGM memberikan voucer makan gratis untuk 47 mahasiswa terdampak gempa NTT yang bisa diambil dua kali sehari selama masa darurat.
Bawaslu DIY memperkuat literasi kepemiluan melalui Bawaslu Membelajarkan Volume Dua dengan membahas tata kelola dan manajemen tahapan Pemilu.
Kredit bank syariah DIY tumbuh 6,38%, sementara konvensional turun 0,36%. OJK ungkap faktor yang memengaruhi perbedaan pertumbuhan.
Wamenag minta dugaan keracunan santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diinvestigasi. Dapur pemasok MBG dihentikan sementara.
Trump mengusulkan Selat Hormuz berganti nama menjadi Selat Trump di tengah konflik AS-Iran dan ketegangan perdagangan minyak global.