Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Harianjogja.com, JOGJA- Pengerjaan jembatan layang (fly over) Jombor dilakukan sampai menyasar pada upaya mempercantik kawasan sekitarnya (beautifikasi). Kementerian menarget flyover dan underpass Jombor sudah beroperasional penuh pada 2015.
“Jalan underpass timur ke barat yang masih dikerjakan diupayakan kelar Desember,” ujar Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional DIY Direktorat Jendral Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Agung Sutarjo, Agung Sutarjo Rabu (6/8/2014).
Sayangnya, kata pejabat baru pengganti Heru Prayogo itu, operasional Jombor tak maksimal jika sampai akhir tahun lahan warga di sekitar kiri- kanan flyover di sisi utara masih juga tidak bisa dibebaskan.
Tercatat total area semestinya dibebaskan seluar 9155 meter persegi, namun baru 7076 saja yang dibebaskan. Lahan sisa tidak juga dibebaskan karena warga menolak penilaian harga oleh tim appraisal Rp4,5 juta per meter. Warga meminta Rp8 juta.
Agung berharap warga dapat mengerti pembebasan lahan itu untuk kepentingan masyarakat. Kalaupun warga meminta harga yang terlalu tinggi dan jauh dari penilaian appraisal bakal menghambat penyediaan fasilitas umum bagi masyarakat sendiri.
“Penilaian aprisal itu sudah lebih bagus dari kondisi yang ada, kalau tuntutan itu bagaikan bumi dan langit tentunya susah,” ujarnya.
Menurutnya, dana untuk pembebasan lahan itu masih mengendap di APBN. Kalaupun pada tahun ini, upaya pembebasan lahan tahun ini buntu, dana akan hangus. Pengajuan harus dilakukan kembali untuk tahun berikutnya.
Sementara itu, proyek beutifikasi itu akan dilakukan di bundaran yang berada di bawah flyover, yang ketika musim liburan menjadi pengurai kemacetan di kawasan Jombor. “Ada juga tempat santai atau ruang yang dipandang indah oleh masyarakat,” ujarnya.
Hanya saja ia menyayangkan ulah mencorat- coret dinding peyangga flyover tak terhindarkan, sehingga berpeluang merusak beutifikasi yang nantinya direalisasikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari. Pemkot Solo dan Polresta bergerak menangani kasus, sementara bayi yang selamat mendapat pendampingan.
Sekitar 200 kader 'Aisyiyah dari berbagai daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti 'Aisyiyah Cadre Camp (ACC) 2026 di Bumi Perkemahan Kalakijo,