Memetri Kaistimewan DIY ke-14, Senam Lansia Digelar di Paseban Bantul
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Tim SAR Gabungan menemukan Muhammad Bara Rizki Wardana, 8, warga Modalan, Banguntapan, Bantul, yang sebelumnya dilaporkan terseret ombak di Pantai Gua Cemara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Bugel, Kabupaten Kulon Progo, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.
Korban ditemukan sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian setelah operasi pencarian memasuki hari kedua.
Kepala Kantor SAR Jogja, Rio Banupanitis, mengatakan pencarian pada hari kedua melibatkan empat Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran melalui jalur darat, laut, dan udara.
"Pada pukul 16.20 WIB, korban berhasil ditemukan di Pantai Bugel, Kulon Progo, sekitar 13 kilometer dari lokasi awal kejadian di Pantai Gua Cemara," ujar Rio.
Korban pertama kali terlihat mengapung di perairan Pantai Bugel oleh warga. Setelah mengetahui keberadaan korban, warga bersama rekannya mengevakuasi tubuh korban ke bibir pantai agar berada di lokasi yang lebih aman.
Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan kepada personel SAR Linmas dan Posko Gabungan untuk ditindaklanjuti.
Setelah menerima laporan dari warga, petugas mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans.
Tim Inafis Polres Kulon Progo bersama petugas RSUD Wates kemudian melakukan proses identifikasi terhadap korban.
Selama operasi pencarian hari kedua, SRU darat melakukan penyisiran dari kawasan Pantai Pandansari menuju lokasi kejadian hingga Pantai Cangkring.
Sementara itu, SRU laut menyisir perairan menggunakan perahu jukung hingga kawasan Muara Progo. Tim juga mengoperasikan drone untuk memantau area sekitar Pantai Gua Cemara, Muara Progo, dan Pantai Samas dari udara.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Rio menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam operasi ini. Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia satu orang terseret ombak di Pantai Gua Cemara resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke satuannya masing-masing," katanya.
Sebelumnya, Muhammad Bara Rizki Wardana dilaporkan terseret ombak saat berada di Pantai Gua Cemara pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 13.27 WIB.
Setelah pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan di perairan Pantai Bugel, Kabupaten Kulon Progo, sebelum dievakuasi ke daratan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja, termasuk waktu di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.