PEMBATASAN BBM : Pertamina Yakin Pembatasan BBM di DIY Tak Pengaruhi Pasokan

Jum'at, 08 Agustus 2014 06:45 WIB
PEMBATASAN BBM : Pertamina Yakin Pembatasan BBM di DIY Tak Pengaruhi Pasokan

Pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/8/2014), melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di pom bensin tempatnya bekerja. Sejumlah SPBU di Kota Solo yang Senin (4/8/2014) lalu melakukan pembatasan penjualan solar bersubsidi saat ini kembali beroperasi normal seperti biasa karena aturan tersebut hanya berlaku untuk empat SPBU di Soloraya. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, JOGJA- Pembatasan penjualan Bahan Bakar Mesin (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak akan mempengaruhi pasokan BBM.

Marketing Branch Manager Pertamina DIY dan Surakarta, Freddy Anwar di kantornya, menyebutkan secara nasional, total terdapat 550 SPBU yang dibatasi menjual solar bersubsidi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 200 SPBU berada di Kalimantan, sedangkan tiga SPBU di DIY yang dipilih bukan jalur utama.

Ketiga SPBU yang melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut meliputi, SPBU Sagan (Jogja), SPBU Babarsari (Sleman) dan SPBU Kranon (Gunungkidul). Ketiga SPBU yang ditunjuk tersebut, hanya sedikit dari total 92 SPBU di wilayah DIY.

"Konsumsi solar DIY hanya mencapai 350 Kilo Liter [KL], premium sebesar 1.500 KL dan Pertamax 35 KL per hari. Jadi, pembatasan ini tak akan memengaruhi pasokan," katanya, Kamis (7/8/2014).

Meski begitu, pihaknya masih menunggu revisi kuota terbaru BBM subsidi di DIY dari Pertamina Pusat. Pasalnya, data lama sebelum kebijakan ini diterapkan, DIY mendapat jatah 575.306 KL premium dan 130.000 KL solar per tahun.

"Realisasi konsumsi BBM subsidi di DIY telah mencapai 54 persen per Juli 2014, sehingga sisa pasokan yang sudah ada mencukupi hingga lima bulan ke depan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online