JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Harianjogja.com, SLEMAN-Rapat paripurna istimewa untuk pengambilan sumpah dan janji anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman periode 2014-2019 tidak harus dihadiri lebih dari separuh anggota [kuorum]. Sebab, ada kemungkinan anggota dewan lama yang tidak terpilih lagi tidak hadir.
Kepala Bagian Informasi dan Pelayanan Aspirasi Sekretariat DPRD Sleman, Errin Kasnarti, mengatakan anggota dewan lama kemungkinan besar banyak yang tidak datang dalam rapat paripurna istimewa pada 12 Agutus mendatang.
“Nanti kemungkinan besar kursi tengah akan banyak yang kosong. Tapi kan masih ada incumben, jadi setidaknya ada belasan bangku yang seharusnya terisi,” kata Errin, ditemui Jumat (8/8/2014) lalu.
Dari 50 anggota DPRD Sleman periode 2014-2019, 19 orang di antaranya incumben. Adapun, pimpinan sementara dari dewan baru, yaitu Sri Muslimatun dari PDI-P dan Sukaptono dari Partai Gerindra.
“Pimpinan sementara akan bertugas sampai pimpinan definitif terpilih,” terang Errin.
Meski demikian, lanjut Errin, rapat paripurna istimewa masih akan dipimpin oleh Ketua DPRD Sleman periode 2009-2014, Koeswanto.
“Dewan lama terutama pimpinan kami harap bisa hadir, yang memimpin besok juga masih Pak Koeswanto,” kata Errin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata