Kulonprogo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Program Raskin Daerah

Holy Kartika Nurwigati
Holy Kartika Nurwigati Jum'at, 15 Agustus 2014 15:40 WIB
Kulonprogo Tingkatkan Ketahanan Pangan dengan Program Raskin Daerah

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pekerja menurunkan karung berisi beras untuk rakyat miskin daerah (Raskinda) yang tiba di Kantor Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo, Kamis (14/11). Di Kadipiro tercatat 1.568 penerima raskinda

Harianjogja.com, KULONPROGO- Program raskin dan rasda yang diusung Kulonprogo menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah ini. Program tersebut dapat diwacanakan agar dapat diikuti oleh daerah lain.

Bupati Hasto Wardoyo usai menerima kunjungan Tim Verifikasi Calon Penerima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) mengatakan sebagian besar masyarakat Kulonprogo masih bergantung pada pertanian, sehingga lahan pertanian menjadi hal yang dominan di samping pengembangan di sektor kelautan dan perikanan.

“Kami memiliki keinginan kuat bagaimana pangan di Kulonprogo bias berdaulat, tidak sekedar memiliki ketahanan pangan. Misinya adalah berusaha mewujdukan kemandirian ekonomi daerah yang berbasis pada pertanian,” papar Hasto, Rabu (13/8/2014) sore.

Melalui konsep Bela dan Beli Kulonprogo yang terus dijunjung pemerintah daerah ini, ketahanan pangan juga dapat terwujud dengan partisipasi masyarakat. Diharapkan dengan gerakan ini masyarakat dapat lebih mencintai dan membeli produk lokal asal Kulonprogo.

“Implementasinya sederhana, misal dengan mengganti raskin dengan rasda, sehingga beras gapoktan dapat terbeli di daerah sendiri. Hal ini tentunya bisa menghemat biaya pengemasan, biaya transportasi dan pastinya dapat turut mengentaskan kemiskinan,” tandas Hasto.

Ketua Tim Verifikasi Penghargaan APN Sarijo mengatakan program raskin dan rasda yang diusung melalui konsep Bela Beli Kulonprogo merupakan inovasi program yang dapat ditularkan ke daerah lainnya. Konsep ini merupakan konsep yang berbeda dengan daerah lainnya.

“Kami harap ada sesuatu yang dapat dikembangkan dari program ini, agar dapat semakin berkembang di masa yang akan datang,” imbuh Sarijo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online