Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp242 Miliar
Ilustrasi jemaah calon haji asal Indonesia (JIBI/Solopos.com/Dok.)
Harianjogja.com, SLEMAN-Berdasarkan data sementara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, tahun ini terdapat 924 calon jamaah haji yang akan diberangkatkan. Dibagi dalam lima kloter, pemberangkatan kloter pertama akan mulai 9 September mendatang. Jumlah jamaah masih bisa bertambah hingga H-10 pemberangkatan kloter pertama.
“Ini terkait kuota. Jika dalam pelunasan tahap pertama ada yang belum terpenuhi, akan dibuka tahap kedua sesuai nomor urut,” kata Kepala Kantor Kemenag Sleman, Lutfi Hamid, pada Minggu (17/8/2014).
Lima kloter yang membawa calon jamaah haji asal Sleman adalah kloter 23, 24, 26, 27, dan 29. Hanya kloter 23 yang murni diisi oleh warga Sleman, sementara 4 kloter berikutnya digabungkan dengan calon jamaah asal Bantul, Jogja, Kulonprogo, dan Jawa Tengah.
Pemberangkatan dilakukan dalam tiga hari. Kloter 23 yang membawa 367 calon jamaah asal Sleman berangkat pada 9 September pagi, dilanjutkan kloter 24 pada sore harinya dengan rombongan 155 orang. Kemudian pada 10 September pagi, 255 orang diberangkatkan. Kloter 27 dan 29 akan diberangkatkan pada 11 September pagi. Kloter 27 membawa 96 orang, sementara kloter terakhir hanya membawa 51 orang.
Berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mempersiapkan calon jamaah haji. Misalnya saja latihan manasik yang dijadwalkan dilakukan sebanyak 10 kali. Terkait penyebaran virus ebola, Lutfi mengaku Kantor Kemenag Sleman belum mendapat instruksi khusus dari pemerintah pusat. Namun, seperti biasa, calon jamaah haji mendapatkan fasilitas vaksin meningitis dari puskesmas di kecamatan masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.