Perbaikan Jembatan Saren Diusulan Dalam APBD-P 2014

Rima Sekarani
Rima Sekarani Rabu, 20 Agustus 2014 12:40 WIB
Perbaikan Jembatan Saren Diusulan Dalam APBD-P 2014

Kondisi Jembatan Saren di Babadan, Wedomartani, Ngemplak yang ambrol akibat sering dilalui kendaraan berat. Kendaraan, khususnya roda empat, harus antre untuk melintas di jembatan tersebut. (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N)

Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Kabupaten Sleman, Mirza Anfansury mengakui adanya kerusakan yang cukup parah di Jembatan Saren, di Dusun Babadan, Wedomartani, Ngemplak. Sisi utara jembatan ambrol sehingga pihaknya harus menutup setengah badan jalan.

Sebenarnya, Mirza merekomendasikan agar Jembatan ditutup total. Namun, masyarakat sekitar menyatakan keberatan.

“Itu separuhnya rusak tapi tidak boleh ditutup oleh masyarakat. Alasannya kalau ambil jalan memutar terlalu jauh,” kata Mirza.

Beban lalu lintas yang melebihi batas disebut Mirza sebagai penyebab kerusakan. Dia menambahkan memang ada saja kendaraan berat yang nekat meski sudah dipasangan larangan melintas, sementara pihaknya tak bisa terus mengawasi.

“Lebaran kemarin sempat sepi dua hari, tapi ini kok truknya lewat lagi,” kata Harso.

Perbaikan Jembatan Saren telah diusulkan DPUP dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau APBD-P 2014. Hanya sebelum perbaikan terealisasi, jembatan sudah ambrol duluan.

“Saren masuk ABT tahun ini, sekitar Rp 200juta," terang dia.

Mirza tak bisa memastikan kapan perbaikan akan dimulai karena APBD-P 2014 masih menunggu disahkan Gubernur DIY. Namun, proses perbaikan diperkirakan bisa lebih cepat karena tidak perlu ada proses lelang.

“Panjangnya hanya 4 meter jadi tidak perlu lelang,” jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online