Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
dokumen
Harianjogja.com, SLEMAN-Keluhan terkait kewajiban administratif penerima dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sudah diperkirakan oleh Asisten Deputi Perumahan Swadaya Kemenpera, Eko Heri Purwanto.
“Nanti akan ada pendamping dari kami yang membantu,” ucapnya memberikan solusi.
Kepala desa juga akan diminta mendampingi warga penerima BSPS di wilayahnya masing-masing. Masalah administratif sebelumnya juga terjadi pada proses verifikasi data penerima BSPS oleh Kemenpera bersama Pemkab Sleman.
“Masalah administratif itu misalnya tidak punya KTP, kartu keluarga (KK), dan terkait kuasa tanah,” ungkap Asekda Sleman Bidang Pemerintahan, Sunaryo.
Diungkapkan Sunaryo, akibat masalah administratif tersebut, ada beberapa kepala keluarga yang mungkin layak mendapat bantuan namun tak masuk daftar.
“Itu jangan dianggap sepele. Masyarakat sebaiknya lebih memperhatikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai inspirasi olahan daging Iduladha dengan cita rasa akulturasi Jawa dan Belanda
Balai Besar TNBTS menutup seluruh wisata Gunung Bromo pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.