Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Kelompok kesenian sanggar Kembang Sakura berkostum punokawan dalam Kirab Pembukaan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 26 di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Rabu (20/08/2014). Festival Kesenian Yogyakarta tahun ini tidak hanya digelar di Plasa Pasar Ngasem Yogyakarta namun juga di 4 kabupaten lainya.
Harianjogja.com, JOGJA-Sudah waktunya genre komedi bangkit di dunia seni pertunjukan Yogyakarta. Selama ini, genre komedi memang kurang mendapat tempat untuk bisa berkembang di panggung seni Yogyakarta.
Berdasarkan spirit itulah, Komunitas Selososelo kemudian berinisiatif untuk mengembalikan aura komedi itu di panggung seni Yogyakarta. Memang, komunitas yang digawangi komedian Anang Batas tersebut berencana akan tampil di panggung FKY XXVI 2014.
"Rencananya kami akan tampil di Panggung Utama Plasa Pasar Ngasem, Selasa (26/8/2014) malam," ucap Anang Batas di Hotel Cantya, Sabtu (23/8/2014) sore lalu.
Ia berharap acara-acara semacam FKY XXVI tersebut bisa lebih sering digelar. Dengan begitu, seni pertunjukan bergenre komedi seperti ini bisa lebih sering dipertontonkan. Lebih dari itu, ia juga berharap, di Yogyakarta bisa lebih banyak bermunculan komedian-komedian berkualitas dan cerdas. Komedian yang cerdas bagiya adalah komedian yang mengandalkan kemampuan melawak dan menampilkan pertunjukan yang tidak konvensional.
Tak hanya itu, Anang juga mengatakan bahwa pertunjukan tersebut juga bertepatan dengan peringatan 3 tahun komunitas SelosoSelo.
"Kami akan tampilkan joke-joke khas Yogya, misal plesetan dan sebagainya, pokoknya Yogya banget," jelasnya.
Dijelaskannya pula, Komunitas SelosoSelo yang merupakan perkumpulan komedian, juga ingin terus eksis di Yogya. Oleh karena itu, panggung FKY dirasa menjadi ajang yang tepat untuk menampilkan kreativitas dan potensi komedian lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bapanas mulai menyalurkan bantuan beras 10 kg kepada 33,24 juta KPM secara serentak pada 17 Agustus 2026 melalui Bulog.
Prabowo meminta program gentengisasi dipercepat untuk mengganti atap seng demi kesehatan, ekonomi, dan penggunaan produk dalam negeri.
Organisasi mahasiswa dan kepemudaan menyatakan dukungan kepada pemerintah untuk memberantas dugaan mafia beras fortifikasi.
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat tata kelola pembiayaan dengan mengubah mekanisme penilaian aset jaminan seba
Pergeseran anggaran uji tanah Stadion Mandala Krida rampung. DPRD DIY mendorong penyusunan DED dianggarkan pada 2027 sebagai tahapan renovasi stadion.