DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul belum bisa mencetak e-KTP secara madiri. Padahal, sejak tahun lalu mereka telah mendapat 24 printer e-KTP.
Alat pencetak tersebut belum berfungsi karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul belum menerima surat kewenangan dan blangko. Kepala Disdukcapil Eko Subiantoro mengatakan Pemkab sebenarnya mampu mengadakan blangko secara mandiri.
“Tetapi itu menyalahi aturan. Jika melanggar, ancamannya tidak main-main, bisa terancam denda maksimal Rp10 miliar dan kurungan 10 tahun,” katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (24/8/2014).
Akibatnya, puluhan printer e-KTP masih tersimpan di Kantor Disdukcapil Gunungkidul.
“Saya tidak tahu apakah garansi alat itu masih berlaku. Kondisinya saat ini masih tertutup,” ungkapnya.
Meski demikian, dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa.
“Kami hanya bisa menunggu. Dengar-dengar November daerah akan diberikan kewenangan [untuk mencetak e-KTP],” tegas dia.
Warga Gunungkidul yang wajib memiliki e-KTP saat ini berjumlah 604.636 orang. Namun, dari jumlah tersebut baru 87,71% yang direka datanya. Disdukcapil terus memutakhirkan data pada tiap semester.
“Perbaikan kami lakukan untuk mengetahui data pasti warga yang wajib memiliki KTP elektronik tersebut, terutama berkaitan dengan validitas data kependudukan di sini,” ungkap Eko.
Rencanan, masing-masing kecamatan akan diberikan satu printer. Sebanyak 18 printer akan disebar di seluruh kecamatan, dua ditempatkan di Disdukcapil. Sisanya, empat printer dijadikan sebagai cadangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata