Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Jaksa Agung Basrief Arief (tengah) bersama Kapolri Jenderal Pol. Sutarman (belakang) keluar ruangan usai menghadiri rapat dengan Timwas Century di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/5). Dalam rapat tersebut pihak pemerintah memberi laporan perkembangan tentang penanganan, penelusuran, dan pengembalian aset Bank Century. (JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)
Harianjogja.com, JOGJA—Sejak tiga tahun terakhir Kejaksaan Agung (Kejagung) RI sudah menyelamatkan aset negara dari berbagai tindak pidana senilai Rp4,5 triliun saja. Sementara potensi aset yang belum diselamatkan di dalam maupun luar negeri mencapai triliunan dolar.
“Tahun ini kami menyelamatkan hampir Rp2,5 triliun. Sejak 2012 totalnya sekitar Rp4,5 triliun,” kata Jaksa Agung RI Basrief Arief seusai membuka acara The First Annual General Meeting, Asset Recovery Inter-Agency Network Asia Pasifik (ARIN-AP) di Royal Ambarrukmo, Senin (25/8/2014).
Basrief memperkirakan aset yang belum terselamatkan mencapai US$1,2 triliun. Jumlah itu tersebar di sejumlah negara Asia Pasifik dan sekitar empat sampai lima persen berada di Indonesia dalam bentuk properti.
Dia menilai tidak mudah memulangkan aset negara dari luar negeri. Prosedur dengan penegak hukum di negara lain terkadang membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena perbedaan konsep hukum positif antarnegara. Tahapan pemulihan aset negara itu meliputi penelusuran, pengamanan, hingga perampasan aset tindak pidana.
Menurut Basrief kehadiran lembaga informal ARIN-AP yang mencakup negara-negara se-Asia Pasifik bisa mempermudah penyelamatan aset melalui kerjasama saling bertukar informasi, dan berbagi pengalaman.
“Hasil penelusuran informal dapat mempercepat proses yang dilakukan secara formal melalui MLA [mutual legal assistance],” ujar Basrief.
Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI yang menjadi presiden ARIN-AP 2014 Chuck Suryosumpeno menambahkan pertemuan ARIN-AP di Jogja merupakan konsolidasi pemulihan aset negara di Asia-Pasifik. Momentum pertemuan itu juga diakui Chuck untuk mencari formulasi dalam hal pencegahan dan persoalan penyelesaian bidang pemulihan aset.
Semua anggota dalam ARIN-AP, kata Chuck, memiliki semangat dan visi yang sama dalam melakukan berbagai terpobosan kerja sama dan komunikasi informal yang intensif.
“Kalau dengan informal bisa dilakukan kenapa harus berbelit-belit dalam birokrasi,” ujar Chuck.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Suzuki XL7 terbaru hadir dengan fitur keselamatan modern, teknologi SHVS 1.500 cc, serta harga mulai Rp274,3 juta di Jakarta.
Dinkes Kulonprogo membuka lowongan Pegawai BLUD Puskesmas 2026 untuk dokter dan perawat. Simak formasi, syarat, dan jadwal pendaftarannya.
Update gempa Kumamoto Jepang, 38 orang tewas, lebih dari 9.200 warga mengungsi, ribuan rumah terdampak dan layanan dasar masih terganggu.
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai kekuatan kolektif Timnas Indonesia jelang laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
Polda Jateng menangkap kondektur bus yang diduga mengedarkan sabu 3,77 gram di Semarang. Polisi kini memburu pemasok yang masuk DPO.