Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Harianjogja.com, JOGJA-Mispunarto atau Narto, 24, warga, Ringinharjo, Bantul diserang sejumlah orang menggunakan parang saat diundang pesta minuman keras (miras).
Akibatnya, ia harus menjalani perawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja karena luka dibagian kepala dan tangan.
Dia menjadi korban pembacokan sekelompok orang yang mengajaknya pesta minuman keras (miras) di wilayah Notoyudan, Gedongtengen, Jogja, Rabu (27/8/2014) dini hari.
Dari hasil identifikasi polisi, pelaku pengeroyokan itu diduga enam orang, namun baru satu yang sudah ditangkap. “Satu orang yang kami amankan inisialnya Ar masih kita periksa sebagai saksi karena menurut pengakuannya dia tidak ikut menganiaya,” kata Kasi Humas Polsek Gedongtengen Ajun Inspektur Polisi Satu (AIPTU) Sumarman.
Sumarman memaparkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu Narto dihubungi oleh salah satu pelaku yang sudah dikenalnya berinisial A untuk pesta miras melalui pesan singkat elektronik atau SMS di salah satu tempat pencucian mobil di Notoyudan.
Narto pun menyanggupi dan mendatangi lokasi yang diminta A tersebut. Namun sampai lokasi sudah banyak orang yang sedang pesta miras. Narto pun langsung bergabung namun tak lama tanpa alasan yang jelas sekelompok orang tersebut langsung memukul Narto.
Narto sempat melawan namun pelaku kian berutal menyabet Narto dengan parang hingga kedua jarinya terluka. Tidak berhenti sampai disitu, Narto juga dipukul dengan pot bunga hingga kepalanya mengalami luka dan harus dijahit.
Sumarman mengaku belum mengetahui apa motif dibalik penganiayaan tersebut. Namun menurut keterangan yang diperoleh polisi salah satu pelaku merupakan saudara dari istri Narto. Narto mempunyai istri yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun Narto dan Istrinya, menurut Sumarman, sudah lama pisah ranjang.
Sementara beberapa pelaku lainnya merupakan residivis atau orang yang sudah pernah pernah berurusan dengan polisi karena kasus kriminal. Polisi masih menggali keterangan dari Ar.
Sementara ini polisi baru mengamankan barang bukti berupa pecahan pot bunga. “Motifnya masih kami gali. Sementara keterangan korban hanya diundang tiba-tiba dianiaya,” ujar Sumarman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 6 September 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarif Rp8.000.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.
Spider-Noir Nicolas Cage resmi dibatalkan setelah satu musim. Serial ini justru meraih 11 nominasi Emmy dan skor tinggi di Rotten Tomatoes.