Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Ratusan jirigen mengantre menunggu diisi oleh petugas di SPBU Patalan, Jetis, Bantul Minggu (24/8/2014). Pemangkasan alokasi BBM bersubsidi sebesar 5% Selasa mulai (19/8/2014) lalu memicu antrean BBM bersubsidi di sejumlah SPBU di Bantul. (JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani)
Harianjogja.com, BANTUL - Antrean pengendara sepeda motor pembeli BBM jenis premium di sejumlah SPBU di Bantul mulai berkurang sejak Pertamina berangsur-angsur mulai menambah pasokan sejak Kamis (28/8/2014) pagi. Namun bertambahnya pasokan belum merubah pembeli yang akan menjual kembali premium secara eceran.
Pantauan Harianjogja.com di sejumlah SPBU di Bantul, antrean pembeli jeriken seperti terlihat di SPBU Gandok Sewon berada di Jalan Imogiri Barat. Ratusan pembeli masih terlihat sejak pagi hari sudah memadati SPBU sebelum kiriman Pertamina datang untuk mengantrekan jerigen yang telah disiapkan.
Surtinah, pengecer premium di Jalan Imogiri Barat mengaku mengantre selama hampir empat jam untuk bisa membawa pilang 20 liter premium yang hendak dijual eceran. "Datang dari pukul 08.00 sampai siang ini belum dapat," ujarnya kepada wartawan di SPBU.
Senada juga diungkapkan pengecer lain yang sabar menunggu layanan premium. Anehnya, dari para pedagang disini berencana tetap akan menjual harga premium Rp7.500 - Rp8.000 per liter.
"Ya kalau masih saudara sendiri dijual Rp.7.500 per liter dan orang lain Rp8.000. Antrenya lama, waktu kami untuk bekerja habis untuk antre jeriken ini,'" ujar pembeli SPBU di Jalan Parangtritis ditemui terpisah.
Pedagang premium eceran yakin pembeli sudah sangat memaklumi kondisi di lapangan yang memang masih sulit mendapatkan premium dan harus antre berjam-jam. Seorang pengecer di Jalan Bantul juga mengaku masih menjual premium seharga Rp8.000.
"Saya ikut teman-teman lain saja. Kalau nanti sudah normal dan semua sepakat menjual Rp7.000 ya saya mengikuti," ujarnya.
Antrean panjang pembeli berjeriken ini juga terlihat di SPBU Payak Srimulyo Kecamatan Piyungan. Sejak siang sekitar pukul 11.00 wib, antrean masih terlihat padat berebut jatah 20 liter per pengecer ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Pemerintah menyiapkan Perpres yang mengatur status pengemudi ojol sebagai pelaku UMKM, termasuk kemudahan akses KUR dan kepastian hukum.
Budi Asrori resmi dilantik menjadi Sekda Kota Jogja. Wali Kota Hasto Wardoyo meminta mempercepat reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Libur sekolah dan cuaca panas meningkatkan beban mesin. Pastikan oli mobil dalam kondisi prima untuk mencegah overheat saat perjalanan.
Remaja Karanganyar yang sempat diduga hilang di Sungai Bengawan Solo ditemukan selamat di Yogyakarta usai sengaja meninggalkan HP dan sandal.
Bayer, perusahaan life science global yang bergerak di bidang kesehatan dan pertanian, meluncurkan Camalus, insektisida generasi terbaru untuk petani