Hutan Bukit Mongol Ludes Terbakar

Kamis, 04 September 2014 21:40 WIB
Hutan Bukit Mongol Ludes Terbakar

SIMULASI KEBAKARAN. Seorang siswa memadamkan api menggunakan karung basah saat simulasi kebakaran di SMKN 1 Kudus, Jateng, Kamis (24). Simulasi yang digelar oleh Damkar Djarum merupakan edukasi Keselamatan Keamanan Kerja (K3) bagi pelajar. FOTO ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/tom/12.

Harianjogja.com, BANTUL - Bukit Mangol di kawasan dikenal Bokong Semar, Dusun Tambalan, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan ludes dilalap api, Kamis (4/9/2014).

Api pertama kali muncul diketahui pada pukul 10.00 wib dan baru berhasil dipadamkan enam jam kemudian setelah membakar tanaman kayu-kayuan.

Sumber informasi diperoleh Harianjogja.com menyebutkan kobaran api diduga membesar dan merembet membakar lahan perbukitan diduga dari seorang lanjut usia warga setempat yang membakar sampah kawasan perbukitan. Tanaman seperti sono, mahoni dan jati beragam usia terbakar.

Tidak ada korban jiwa atau kerugian bangunan disebabkan dari kebakaran lahan tersebut.

Peristiwa kebakaran lahan warga dan sebagian merupakan lahan sultan ground (SG) diduga berawal dari adanya warga setempat berusia lanjut yang membakar sampah di kawasan perbukitan.

"Barang bukti minyak tanah dan sapu kami temukan tak jauh di lokasi kebakaran. Informasi yang kami dapatkan warga lanjut usia yang biasanya membakar sampah di kawasan ini," ujar ketua Karangtaruna Amat Yani yang turut upaya pemadaman api.

Upaya pemadaman api di kawasan bukit Mangol itu cukup membuat warga dan petugas pemadam kewalahan. Dibutuhkan waktu sekitar enam jam untuk memadamkan api, mulai titik api ditemukan pukul 10.00 WIB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online