2 Kali Gagal Lelang, Taman Budaya Kulonprogo Batal Dibuka Tahun Ini

Sabtu, 06 September 2014 14:20 WIB
2 Kali Gagal Lelang, Taman Budaya Kulonprogo Batal Dibuka Tahun Ini

JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto BARONG GANDARIA-Penampilan kesenian Barong Gandaria asal Purwodadi dalam Pesta Seni Jawa Tengah di Pendapa Taman Budaya Surakarta (TBS), Solo, Rabu (30/5) malam. Kegiatan selama tiga hari yang menampilkan 12 penyaji itu untuk melihat perkembangan pelestarian tari rakyat yang ada sehingga mampu menjadi unggulan masing-masing daerah.

Harianjogja.com, KULONPROGO–Taman Budaya Kulonprogo batal dibuka akhir tahun ini, setelah dua kali gagal lelang. Pembangunan pusat kebudayaan di Bumi Menoreh tersebut hanya akan difokuskan pada konstruksi rangka beton dan pondasi.

“Sekarang pemenang lelang sudah ada, dari Jakarta dan segera melakukan tanda tangan kontrak dengan Dinas Pariwisata,” ujar Kabag Administrasi dan Pembangunan Setda Kulonprogo Hendry Usdiarka kepada Harian Jogja, saat ditemui di kantornya, Jumat (5/9/2014).

Hendry mengatakan semestinya proses lelang mulai dapat dilakukan awal tahun. Namun karena proses perencanaan yang cukup memakan waktu di Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kulonprogo, pengajuan lelang baru dapat masuk pada akhir April.

“Informasi turunnya anggaran tidak di awal tahun. Sementara, pengerjaan ditargetkan selesai di akhir 2014. Selain itu, waktu pengerjaan yang semakin mepet dan item pengerjaan yang cukup banyak, membuat peserta lelang keberatan,” jelas Hendry.

Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Nur Cahyo menambahkan proses lelang pembangunan tahap kedua akan dibuka mulai tahun depan.

Dia juga menambahkan, dana pembangunan pusat kebudayaan Kulonprogo itu bersumber dari dana keistimewaan (danais) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Total dana yang dialokasikan, yakni sebesar Rp13 miliar.

“Pada pembangunan struktur rangka beton, dana yang dialokasikan sebesar Rp3,7 miliar. Pengerjaan tersebut sepenuhnya akan dilakukan Disbudparpora. Tetapi ada juga pengerjaan yang akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum,” imbuh Cahyo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online