Patroli Gabungan DIY Sasar Balapan Liar dan Kenakalan Remaja

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 09 Juli 2026 09:57 WIB
Patroli Gabungan DIY Sasar Balapan Liar dan Kenakalan Remaja

Kegiatan razia kendaraan bermotor dengan knalpot brong atau tak standar pabrik oleh anggota Kepolisian Resor Bantul, DIY. - Antara/HO-Humas Polres Bantul

Harianjogja.com, SLEMAN—Mengantisipasi meningkatnya potensi kriminalitas jalanan selama masa libur sekolah, aparat gabungan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengintensifkan patroli malam berskala besar. Kegiatan ini melibatkan Polda DIY, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY.

Patroli dilakukan secara rutin setiap malam hingga dini hari dengan menyasar sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan kenakalan anak usia sekolah yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal.

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain itu, patroli juga bertujuan mengurangi ruang gerak remaja yang beraktivitas di luar rumah hingga larut malam.

“Patroli ini kami lakukan setiap malam selama masa libur sekolah. Tujuannya untuk memastikan anak-anak tidak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana,” ujarnya kepada awak media, Rabu (8/7/2026).

Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Remaja yang kedapatan masih berkumpul melewati jam malam akan diberikan imbauan untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

Hasilnya, dalam patroli terbaru, petugas berhasil membubarkan aksi balapan liar yang meresahkan warga. Aktivitas tersebut selama ini menjadi salah satu bentuk kenakalan remaja yang kerap berujung pada kecelakaan maupun tindak pidana lainnya.

Menurut Ihsan, pendekatan dialog yang dilakukan aparat terbukti cukup efektif dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus digelar secara konsisten selama periode libur sekolah.

Selain peran aparat, keterlibatan orang tua juga menjadi kunci utama dalam pengawasan anak. Polda DIY mendorong orang tua untuk lebih aktif memantau aktivitas anak melalui program “Ibu Memanggil”.

“Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan orang tua sangat penting untuk menekan angka kenakalan remaja,” tegasnya.

Dengan langkah preventif ini, diharapkan suasana keamanan dan ketertiban di wilayah DIY tetap terjaga, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat selama masa libur sekolah berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online