DPMPTSP Kota Jogja Luncurkan Katalog Data Perizinan Digital
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, saat ditemui di Kepatihan, Kamis (22/1/2026). - Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akhirnya memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah sekitar enam bulan posisi tersebut kosong. Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, secara resmi melantik Budi Santosa Asrori sebagai Sekda Kota Jogja di Balai Kota Jogja, Rabu (8/7/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi birokrasi Pemkot Jogja. Hasto menegaskan, sekda baru harus mampu membawa perubahan signifikan, terutama dalam budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai tidak boleh berjalan seperti biasa.
“Tidak bisa business as usual. Harus ada terobosan, harus ada inovasi. Sekda harus gumregah dan mampu menggerakkan organisasi,” tegas Hasto dalam sambutannya.
Menurut Hasto, terpilihnya Budi Santosa Asrori merupakan hasil dari proses seleksi terbuka yang dilakukan panitia seleksi (pansel). Rekam jejak panjang serta pengalaman Budi di lingkungan Pemkot Jogja menjadi faktor utama dalam penunjukan tersebut.
Budi diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja. Pengalaman ini dinilai sangat relevan, mengingat sektor pendidikan merupakan salah satu bidang dengan jumlah ASN terbesar di lingkungan Pemkot.
“Beliau sudah terbiasa mengelola SDM dalam jumlah besar. Ini menjadi modal penting untuk memimpin ASN di Kota Jogja,” ujar Hasto.
Selain menuntut inovasi, Hasto juga menekankan pentingnya gaya kepemimpinan yang dekat dengan pegawai. Ia meminta sekda baru tidak hanya berperan sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga hadir langsung di lapangan dan menjadi teladan bagi seluruh ASN.
Ia mengibaratkan Sekda sebagai sosok pengasuh bagi aparatur di lingkungan pemerintah kota. Karena itu, pendekatan yang humanis dan keterlibatan aktif dinilai penting untuk mendorong perubahan organisasi secara menyeluruh.
“Jangan hanya menjadi non-playing captain. Harus turun langsung, bekerja bersama, dan memberi contoh,” katanya.
Dengan pengalaman yang dibangun dari bawah hingga posisi strategis, Budi dinilai memahami karakter birokrasi Pemkot Jogja secara mendalam. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi sekaligus mendorong reformasi birokrasi yang lebih efektif.
Pelantikan Sekda definitif ini diharapkan menjadi titik awal pembenahan kinerja pemerintahan, sekaligus memperkuat pelayanan publik di Kota Jogja agar semakin responsif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Klaten International Motocross 2026 diikuti 125 rider nasional dan internasional sekaligus mendorong sport tourism serta ekonomi lokal.
12 gudang Bulog rusak akibat gempa NTT, terutama di Ruteng. Stok beras dipindahkan ke tenda BNPB dan TNI agar tetap aman untuk disalurkan.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.