Influenza Merebak, Disdikpora Jogja Minta Sekolah Perkuat Deteksi
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Gelaran WJNC 2024. - Foto dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan mengalihkan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), agenda tahunan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jogja, menjadi lomba antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam kegiatan tersebut, manusia silver juga akan dilibatkan.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menjelaskan kebijakan ini diambil setelah adanya imbauan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meminimalkan kegiatan seremonial. Tahun ini, event WJNC tidak digelar seperti sebelumnya, melainkan diganti dengan lomba OPD yang menampilkan berbagai program unggulan, salah satunya penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng) oleh Satpol PP Kota Jogja.
Dia menyebut manusia silver akan dikumpulkan untuk diberikan pembinaan, sekaligus kesempatan menunjukkan bakat di kawasan Malioboro.
"Pengamen bisa pentas di Malioboro dalam rangka hari jadi mungkin kita beri beberapa hari [atau] minggu dalam rangka meramaikan hari jadi," katanya, Selasa (16/9/2025).
Selain pembinaan, Hasto menambahkan Pemkot juga akan memberikan edukasi kepada manusia silver terkait potensi penyakit kulit akibat penggunaan cat berulang di tubuh mereka.
"Orang yang pakai cat berlumuran itu, kulitnya kalau ada tahi lalatnya besok bisa jadi kanker tahi lalat," ucapnya.
BACA JUGA: Polri Minta Interpol Terbitkan Red Notice Riza Chalid
Hasto menyebut beberapa program prioritas lain juga akan dilombakan, seperti penurunan stunting di bawah koordinasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja. Rencananya, kompetisi penanganan stunting akan digelar di setiap kelurahan.
Menurut Hasto, alokasi anggaran yang sebelumnya untuk WJNC dialihkan sepenuhnya untuk berbagai lomba tersebut. Ia menilai langkah ini lebih bermanfaat bagi masyarakat dan sejalan dengan arahan Kemendagri.
"Arahannya [Kemendagri] tolong [anggaran] dipakai untuk kegiatan bakti sosial, kegiatan sosial yang menyentuh warga," ujarnya.
Dengan demikian, perayaan HUT Kota Jogja tahun ini dipastikan tidak menghadirkan festival sebagaimana WJNC pada tahun-tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.