Hasto Buka Kanal Aduan Warga untuk Laporkan Dugaan Pungli
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta warga melaporkan dugaan pungli dan premanisme melalui JSS maupun kanal pengaduan lainnya.
Foto ilustrasi bank sampah anorganik, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sampah pangkasan pohon menjadi jenis sampah spesifik rumah tangga yang paling banyak ditangani melalui layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) MAS JOS milik Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja sepanjang 2026.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mencatat sampah pangkasan pohon mencapai 63,3% dari seluruh sampah yang ditangani melalui layanan tersebut. Proporsinya jauh lebih besar dibandingkan jenis sampah spesifik rumah tangga lainnya.
Kepala DLH Kota Jogja Rajwan Taufik mengatakan TRC MAS JOS merupakan layanan yang disediakan Pemkot Jogja secara gratis bagi warga yang berdomisili di Kota Jogja dan memiliki sampah spesifik rumah tangga sesuai kriteria yang telah ditentukan.
“Pelayanan TRC MAS JOS merupakan layanan dari Pemkot Jogja kepada masyarakat yang berdomisili di Kota Jogja yang akan membuang sampah spesifik rumah tangga sesuai kriteria secara gratis,” katanya, Senin (28/9/2026).
Kasur hingga Mebeler Juga Ditangani
Selain pangkasan pohon, terdapat beberapa jenis sampah lain yang ditangani melalui layanan TRC MAS JOS. Kasur, bantal, dan guling menjadi jenis sampah dengan proporsi terbesar kedua, yakni 22,7%.
Selanjutnya, sampah mebeler menyumbang 10,2% dan kaca sebesar 3,8%. Data tersebut merupakan capaian layanan TRC MAS JOS sepanjang 2026.
Layanan ini ditujukan untuk membantu masyarakat menangani sampah spesifik rumah tangga sesuai ketentuan, sehingga warga memiliki alternatif pembuangan yang lebih tertib.
2.805 Permohonan Masuk
Berdasarkan capaian layanan TRC MAS JOS periode 2026, tercatat 2.805 permohonan yang masuk dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.291 permohonan diterima.
Sementara itu, 514 permohonan ditolak karena lokasi pemohon berada di luar wilayah Kota Jogja.
Dari 2.291 permohonan yang diterima, sebanyak 1.698 permohonan telah melengkapi data yang diperlukan. Adapun 593 permohonan lainnya belum lengkap karena pemohon belum mengirimkan seluruh data yang dibutuhkan.
Dari 1.698 permohonan dengan data lengkap tersebut, sebanyak 1.495 permohonan telah dieksekusi. Kemudian, 199 permohonan berada dalam tahap siap disurvei dan empat permohonan telah disurvei.
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan
Rajwan berharap keberadaan TRC MAS JOS dapat mendorong masyarakat menggunakan saluran pembuangan yang sesuai untuk sampah spesifik rumah tangga.
Menurut dia, layanan tersebut diharapkan dapat mencegah sampah spesifik rumah tangga dibuang sembarangan, termasuk ke sungai maupun pinggir jalan.
“Harapan kami, dengan adanya TRC MAS JOS maka tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah spesifik rumah tangga di sungai dan di pinggir jalan sehingga di Kota Yogyakarta tercipta lingkungan dan sungai yang bersih, indah dan nyaman,” ujarnya.
Rajwan menilai TRC MAS JOS memberikan alternatif bagi warga dalam menangani sampah spesifik rumah tangga secara lebih tertib. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara gratis sepanjang sampah dan lokasi pemohon memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta warga melaporkan dugaan pungli dan premanisme melalui JSS maupun kanal pengaduan lainnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.