Angkat Kain Lokal, Pendiri Rumah Kreatif Tukik Raih Penghargaan

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Kamis, 05 November 2026 05:57 WIB
Angkat Kain Lokal, Pendiri Rumah Kreatif Tukik Raih Penghargaan

-

Harianjogja.com, SLEMAN—Yenny Christin, pendiri Rumah Kreatif Tukik, meraih penghargaan Perempuan Favorit Indonesia Creative 2026. Apresiasi tersebut diberikan atas kiprahnya mengembangkan usaha kreatif berbasis potensi lokal sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan melalui industri kerajinan.

Penghargaan itu menjadi pencapaian sekaligus dorongan bagi Yenny untuk terus mengembangkan usaha yang telah dirintisnya. Dia berharap apresiasi tersebut dapat memperluas kesempatan Rumah Kreatif Tukik untuk semakin dikenal masyarakat.

"Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan Rumah Kreatif Tukik. Saya berharap pencapaian ini bisa menjadi penyemangat untuk terus berkarya," ujarnya, Rabu (4/11/2026).

Mengembangkan Kerajinan Berbasis Kain Lokal

Melalui Rumah Kreatif Tukik, Yenny mengembangkan beragam produk kreatif dengan mengangkat potensi kain lokal. Usaha ini tidak semata-mata berorientasi pada penjualan, tetapi juga berupaya menjaga nilai budaya dan kreativitas melalui setiap produk yang dihasilkan.

Meski demikian, mengembangkan kerajinan berbasis kain lokal bukan tanpa tantangan. Yenny harus menghadapi persaingan dengan produk tekstil massal yang diproduksi dalam jumlah besar.

Menurut dia, produk kerajinan kain lokal memiliki karakteristik tersendiri karena membutuhkan proses pengerjaan, keterampilan, dan ketelitian. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang perlu dipertahankan di tengah persaingan pasar.

"Tantangan terbesar adalah bagaimana mempertahankan kualitas produk kain lokal di tengah persaingan dengan produk tekstil massal. Kami harus terus berinovasi agar produk tetap memiliki nilai dan daya saing," katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Rumah Kreatif Tukik berupaya menjaga kualitas produk sekaligus menawarkan harga yang kompetitif. Inovasi juga menjadi bagian penting agar produk kerajinan tetap sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar.

Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Ke depan, Yenny menargetkan Rumah Kreatif Tukik dapat memperluas jangkauan pemasaran hingga pasar nasional dan internasional. Untuk mewujudkan target tersebut, pengembangan inovasi dan peningkatan kapasitas produksi menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan usaha.

"Ke depan, kami ingin Rumah Kreatif Tukik bisa semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional," katanya.

Di luar pengembangan bisnis, Yenny juga berharap perjalanannya membangun usaha kreatif dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lain. Dia mendorong perempuan agar tidak ragu memulai usaha, meskipun belum memiliki segala persiapan yang dianggap sempurna.

"Saya berharap perempuan tidak takut untuk memulai usaha. Jangan menunggu semuanya sempurna untuk memulai, tetapi berani mencoba, terus belajar, dan konsisten menjalankannya," tuturnya.

Penghargaan Perempuan Favorit Indonesia Creative 2026 menjadi salah satu pencapaian dalam perjalanan Yenny mengembangkan Rumah Kreatif Tukik. Melalui usaha tersebut, dia berupaya mengangkat potensi kain lokal sekaligus membuka ruang bagi perempuan untuk berkarya melalui industri kreatif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online