Usaha Vila dan Homestay di Sleman Tercatat 733 hingga Oktober 2026
DPMPTSP Sleman mencatat 733 usaha vila dan homestay hingga 26 Oktober 2026, terdiri atas 323 vila dan 410 homestay.
Bupati Sleman Harda Kiswaya meninjau objek wisata Pancuran Tuk Bulus di Dusun Tegal Balong, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Sabtu (31/10/2026). /Harian Jogja-Stefani Yulindriarni.
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Harda Kiswaya meresmikan destinasi wisata Pancuran Tuk Bulus di Dusun Tegal Balong, Bimomartani, Ngemplak, Sleman, Sabtu (31/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Harda meminta pengelola mengutamakan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor agar pengembangan wisata dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Menurut Harda, pengembangan destinasi wisata yang dikelola masyarakat membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan perguruan tinggi. Ia menilai komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci agar kebutuhan masyarakat dapat terhubung dengan program pemerintah.
Pancuran Tuk Bulus merupakan objek wisata pemandian yang memanfaatkan sumber air yang tidak pernah mati. Sebelum dikembangkan menjadi destinasi wisata mulai 2019, air dari sumber tersebut digunakan sebagian warga untuk mandi dan mengairi sawah pertanian di sekitarnya.
.jpg)
Seiring waktu, pengembangan dilakukan melalui pembangunan fasilitas fisik maupun kegiatan nonfisik. Fasilitas yang tersedia mencakup kolam pemandian untuk orang dewasa dan anak-anak, kolam ikan terapi, kolam bulus atau kura-kura, taman, toilet, warung, rumah budaya untuk pertunjukan kesenian, hingga area outbound.
Pengembangan nonfisik dilakukan melalui kegiatan kesenian, seperti karawitan, tari, gejug lesung, dan jatilan. Berbagai fasilitas dan aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya warga mengembangkan potensi Pancuran Tuk Bulus sebagai destinasi wisata.
"Hari ini [Pancuran Tuk Bulus] sudah berkembang baik. Apa yang sudah dikembangkan oleh warga ini mari didukung dan pemerintah akan menindaklanjuti sebagai program mensejahterakan masyarakat," katanya.
Bupati Minta Pengelola Aktif Berkomunikasi dengan Pemerintah
Harda menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam pengembangan destinasi wisata. Ia meminta warga maupun pengelola tidak ragu menyampaikan kebutuhan dan rencana pengembangan kepada pemerintah.
"Jangan sungkan untuk dikomunikasikan kepada pemerintah, karena kemajuan didasari oleh pola komunikasi yang baik," lanjutnya.
Pengembangan Pancuran Tuk Bulus juga memperoleh dukungan dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Institut Pertanian Yogyakarta (Instiper) dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), melalui program pengabdian kepada masyarakat.
Harda berharap kerja sama antara masyarakat dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat sehingga program yang disusun sesuai dengan kebutuhan warga Bimomartani. Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong pembangunan.
"Kolaborasi seperti ini mari kita bangun sehingga programnya masyarakat Bimomartani dan universitas bisa nyambung. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri sehingga kolaborasi pentahelic sangat diperlukan," ujar dia.
Ia juga menyinggung kondisi anggaran Pemerintah Kabupaten Sleman pada 2026. Anggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026 mengalami pemotongan sebesar Rp279 miliar sehingga pengelolaan anggaran harus dilakukan secara tepat sasaran.
Dengan keterbatasan anggaran tersebut, Harda menilai kolaborasi menjadi penting untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Untuk mengoptimalkan pendapatan, kuncinya kolaborasi. Saya yakin kalau kolaborasi terbentuk, pertumbuhan ekonominya pun akan mengikuti," kata Bupati.
Pancuran Tuk Bulus Jadi Ikon Wisata Bimomartani
Lurah Bimomartani Tutik Wahyuningsih mengatakan sumber air Pancuran Tuk Bulus sebelumnya dimanfaatkan warga untuk kebutuhan mandi dan pengairan sawah. Kini, kawasan tersebut telah berkembang menjadi salah satu tujuan wisata di wilayahnya.

“Sekarang sudah terbukti bahwa Tuk Bulus menjadi icon wisata Bimomartani,” kata Tutik.
Ketua Pengelola Pancuran Tuk Bulus, FX Eko Handana Putra, menjelaskan wisatawan yang datang berasal dari berbagai daerah. Mereka tidak hanya memanfaatkan kolam untuk berenang, tetapi juga menggunakan fasilitas outbound yang tersedia.
Keberadaan homestay di Dusun Tegal Balong turut mendukung aktivitas wisata di kawasan tersebut. Fasilitas penginapan itu menjadi salah satu penunjang bagi wisatawan yang berkunjung.
Peresmian Pancuran Tuk Bulus juga dimeriahkan dengan sejumlah pertunjukan seni dan budaya. Rangkaian acara tersebut meliputi pementasan Jatilan Turonggo Mudho Baruno, Karawitan Geger Budaya, tarian Sanggar Tari Rahino Budoyo, serta kesenian Gejug Lesung Jati Rasa Manunggal.
“Setelah meresmikan Pancuran Tuk Bulus, Bupati juga melakukan seremonial penanaman pohon beringin putih di sejumlah lokasi pemandian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Sleman mencatat 733 usaha vila dan homestay hingga 26 Oktober 2026, terdiri atas 323 vila dan 410 homestay.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.
Giorgio Chiellini pernah mengkritik Mario Balotelli dan Felipe Melo dalam autobiografinya. Pernyataannya memicu kontroversi hingga berujung permintaan maaf.
Adele dikabarkan menyiapkan album kelima berjudul sementara 39 untuk 2027. Album ini disebut menghadirkan warna musik baru tanpa meninggalkan balada khasnya.