Investasi Sleman Tembus Rp3,53 Triliun, Ini Sektor Terbesarnya
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Ilustrasi kegiatan ekonomi kreatif dan digital. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman mendorong Karang Taruna memperkuat kontribusi dalam menangani persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Organisasi kepemudaan tersebut diharapkan mampu menghadirkan program nyata yang berdampak bagi warga, bukan sekadar menjadi wadah berkumpul bagi generasi muda.
Anggota Komisi A DPRD Sleman, Budi Sanyoto, mengatakan Karang Taruna merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam pembangunan daerah. Menurut dia, potensi pemuda yang kreatif dan produktif perlu dikembangkan secara maksimal melalui dukungan pemerintah serta kerja sama dengan berbagai pihak.
“Karang Taruna merupakan mitra pemerintah dalam pembangunan. Potensi besar yang dimiliki oleh para pemuda ini harus terus dikembangkan secara maksimal agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” katanya, Rabu (28/10/2026).
Program Karang Taruna Harus Menjawab Kebutuhan Warga
Budi menekankan pentingnya penyusunan program Karang Taruna yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Program yang terarah dan berkelanjutan dinilai menjadi salah satu cara membangun kepercayaan warga terhadap organisasi kepemudaan.
Menurut dia, kegiatan Karang Taruna harus mampu menjawab persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, keberadaan organisasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat harus dibangun melalui program yang nyata dan berdampak luas. Kita tidak ingin organisasi ini hanya sekadar nama, tetapi harus menjadi solusi bagi permasalahan sosial yang ada,” ujarnya.
Budi menilai upaya tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor. Karang Taruna perlu menjalin kerja sama dengan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk merumuskan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Kolaborasi itu diharapkan dapat membantu penanganan persoalan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan. Selain itu, keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program kepemudaan di tingkat daerah.
Keterlibatan Legislatif Bisa Dukung Program Pemuda
Budi juga menyoroti potensi keterwakilan anggota legislatif dari berbagai tingkatan sebagai salah satu saluran untuk mendorong dukungan terhadap program kepemudaan. Keterwakilan tersebut meliputi DPRD Kabupaten Sleman, DPRD DIY, hingga DPR RI.
Menurut dia, dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar potensi generasi muda dapat dikembangkan dan diarahkan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dia berharap pengurus Karang Taruna di Kabupaten Sleman terus memperkuat pembinaan generasi muda sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan pembangunan di wilayahnya.
Melalui program yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, Karang Taruna diharapkan dapat berperan dalam menangani persoalan sosial, mengembangkan potensi pemuda, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Pemuda Kulon Progo diajak menyumbangkan gagasan dan inovasi untuk membangun daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
DPRD Sleman mendorong Karang Taruna menghadirkan program berkelanjutan untuk menangani persoalan sosial, mengembangkan pemuda, dan meningkatkan kesejahteraan wa
Kericuhan pecah di Malioboro usai demo pada Rabu petang. Massa dan polisi saling melempar benda, sementara wisatawan diimbau menghindar.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mendorong siswa Sekolah Rakyat di Lendah tekun belajar, percaya diri, dan berani menjadi pemimpin.