Api Mirip Bara Muncul di Bekas Tumpukan Sampah Dlingo, BPBD Turun Tangan
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Sejumlah orang tua ada yang mengantre dan menunggu proses anaknya masuk asrama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo, Jumat (31/7/2026)/Harian Jogja-Khairul Ma\'arif\r\n
Harianjogja.com, KULON PROGO—Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mendorong siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, berani bermimpi besar hingga menjadi pemimpin bangsa. Ia menegaskan kesempatan pendidikan yang disediakan pemerintah perlu dimanfaatkan dengan belajar tekun, menghormati guru, dan membangun kepercayaan diri.
Ambar mencontohkan keberhasilan siswa Sekolah Rakyat menembus Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebagai bukti bahwa kesempatan yang tersedia dapat membuka jalan menuju prestasi. Menurut dia, para pelajar tidak perlu merasa rendah diri untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-cita.
"Walaupun adik-adik sempat merasa minder atau tidak percaya diri, Bapak Presiden memberikan kesamaan dalam hak belajar serta fasilitas yang sangat luar biasa. Negara hadir di sini untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang putus sekolah," ujarnya, Rabu (28/10).
Ambar Purwoko Berharap Lahir Pemimpin dari Sekolah Rakyat
Ambar berharap fasilitas dan kesempatan belajar yang diberikan pemerintah dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mempersiapkan masa depan. Ia meminta para pelajar menjaga semangat belajar, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, serta menghormati para guru.
Ia juga mengajak siswa Sekolah Rakyat berani memasang cita-cita tinggi, termasuk menjadi pemimpin di tingkat daerah maupun nasional. Menurut Ambar, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.
"Harapan besar bangsa ini ada di pundak adik-adik semuanya. Kami mohon kalian tetap semangat belajar, tekun, dan menghormati Bapak-Ibu guru. Kami mendoakan kelak lahir para pemimpin bangsa dari sekolah ini, mulai dari bupati, gubernur, menteri, TNI, Polri, hingga presiden," tambah Ambar optimis.
Pesan tersebut menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk mengembangkan potensi diri. Keberhasilan siswa Sekolah Rakyat yang lolos seleksi Paskibraka juga menjadi contoh yang disampaikan kepada para pelajar agar tidak ragu mengejar prestasi.
Wakapolres Kulon Progo Ingatkan Pentingnya Doa dan Ibadah
Wakapolres Kulon Progo, Kompol Muhammad Sholeh, turut mengingatkan para siswa agar menjalani proses belajar dengan niat yang baik dan kesungguhan. Ia meminta mereka menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu serta tetap menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.
"Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap manusia. Gunakan waktu dan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan niat yang sungguh-sungguh. Jangan lupa untuk selalu berdoa dan beribadah sesuai keyakinan masing-masing agar cita-cita kalian dikabulkan," pesannya.
Menurut Kompol Muhammad Sholeh, kesungguhan dalam belajar perlu berjalan beriringan dengan doa dan ibadah. Keduanya menjadi pesan yang ia sampaikan kepada siswa agar mereka memanfaatkan kesempatan pendidikan secara optimal.
Kasdim Kulon Progo Tekankan Disiplin untuk Meraih Prestasi
Kasdim 0731/Kulon Progo, Mayor Cpl Sutarjo, menyoroti kedisiplinan sebagai salah satu hal penting untuk mencapai keberhasilan. Ia menilai fasilitas pendidikan dari pemerintah perlu diimbangi dengan kemauan siswa untuk belajar dan berlatih secara konsisten.
"Tidak ada kata tidak mungkin. Kegagalan terjadi apabila kita malas, baik malas belajar, berlatih, beribadah, maupun mengejar cita-cita. Adik-adik tidak usah minder karena negara sudah memfasilitasi semuanya. Jadikan contoh siswa Sekolah Rakyat yang kemarin berhasil menembus Paskibraka sebagai bukti nyata prestasi," tegasnya.
Mayor Cpl Sutarjo menegaskan para siswa tidak perlu berkecil hati karena pemerintah telah menyediakan sarana dan prasarana pendidikan, mulai dari gedung hingga tenaga pengajar. Dukungan tersebut perlu diikuti upaya nyata para pelajar untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi.
Melalui pesan dari Wakil Bupati, Wakapolres, dan Kasdim Kulon Progo tersebut, siswa Sekolah Rakyat diharapkan semakin percaya diri dalam menempuh pendidikan. Ketekunan, kedisiplinan, penghormatan kepada guru, serta kemauan mengembangkan diri menjadi hal yang ditekankan untuk mengantarkan mereka meraih cita-cita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Pemuda Kulon Progo diajak menyumbangkan gagasan dan inovasi untuk membangun daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045.
DPRD Sleman mendorong Karang Taruna menghadirkan program berkelanjutan untuk menangani persoalan sosial, mengembangkan pemuda, dan meningkatkan kesejahteraan wa
Kericuhan pecah di Malioboro usai demo pada Rabu petang. Massa dan polisi saling melempar benda, sementara wisatawan diimbau menghindar.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mendorong siswa Sekolah Rakyat di Lendah tekun belajar, percaya diri, dan berani menjadi pemimpin.