Api Mirip Bara Muncul di Bekas Tumpukan Sampah Dlingo, BPBD Turun Tangan
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Pemkab Kulon Progo, Rabu (28/10/2026)./Harian Jogja-Kiki Luqman
Harianjogja.com, KULON PROGO—Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, dan karya nyata. Keterlibatan pemuda dinilai penting untuk mendorong kemajuan Kulon Progo sekaligus mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, seusai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 di halaman Pemkab Kulon Progo, Rabu (28/10). Peringatan tahun ini mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia".
Ambar menilai generasi muda memiliki potensi untuk melahirkan ide-ide baru yang dapat digunakan dalam menjawab tantangan pembangunan. Karena itu, pemuda perlu memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menyampaikan pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam amanat yang dibacakan saat upacara, Ambar mengingatkan bahwa kemajuan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan materi. Kualitas manusia dan karakter masyarakat juga menjadi faktor penting yang menentukan arah kemajuan.
"Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya," tegas Ambar saat membacakan naskah sambutan.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa semangat berprestasi perlu berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Pemuda diharapkan tidak hanya kreatif dan mampu menghasilkan inovasi, tetapi juga menggunakan kemampuan mereka untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ambar Ajak Pemuda Guyub Membangun Kulon Progo
Selain mendorong lahirnya gagasan baru, Ambar mengajak generasi muda menjaga kebersamaan dalam pembangunan daerah. Semangat gotong royong dinilai perlu terus diperkuat agar pemerintah dan masyarakat dapat bergerak bersama mewujudkan Kulon Progo yang lebih maju.
“Mari kita bersama-sama, kita guyub rukun, kita sengkuyung bareng-bareng Kabupaten Kulon Progo untuk menjadi kabupaten yang maju dan Baldatun Thoyyibatun Warabbun Ghafur”, ajak Ambar Purwoko.
Ia juga menegaskan pentingnya melibatkan pemuda dalam proses pembangunan. Kreativitas dan pemikiran segar dari generasi muda diharapkan dapat menghadirkan pendekatan baru untuk mengembangkan potensi yang dimiliki daerah.
“Peran pemuda itu menjadi salah satu peran yang paling penting, karena peran pemuda ini mempunyai inovasi-inovasi, gagasan dan ide-ide. Saya pengin gagasan dan ide-ide dari para pemuda untuk membangun kabupaten Kulon Progo tercinta ini, mari kita bareng-bareng curahkan," ujarnya.
Menurut Ambar, kontribusi generasi muda perlu dimulai sejak sekarang karena mereka menjadi bagian dari kelompok yang akan menentukan masa depan Indonesia pada 2045. Kesempatan untuk terlibat dalam pembangunan Kulon Progo pun perlu dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas.
Karang Taruna Tekankan Pendidikan Karakter Pemuda
Dukungan terhadap pengembangan generasi muda juga disampaikan Ketua Karang Taruna Kabupaten Kulon Progo, Tamyus Rochman. Ia menilai pendidikan karakter perlu mendapat perhatian agar pemuda tidak hanya berkembang dalam kreativitas dan kemampuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Banyak hal yang bisa diperankan oleh pemuda, antara lain pendidikan karakter; kita mengutamakan pendidikan karakter di Kulon Progo agar masyarakat susunan pemuda itu semakin beradab dan jiwa-jiwa sosialnya semakin tinggi”, tegas Tamyus.
Menurut Tamyus, penguatan karakter menjadi bekal bagi generasi muda untuk mengambil peran di tengah masyarakat. Karang Taruna Kulon Progo berkomitmen mendorong kreativitas dan perkembangan pemuda agar mereka mampu memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.
Ia juga mengapresiasi aktivitas kepemudaan di Kulon Progo, termasuk perkembangan kegiatan olahraga dan capaian organisasi pemuda di tingkat nasional. Salah satu prestasi yang disorot ialah keberhasilan Karang Taruna Kulon Progo meraih juara III Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional.
Prestasi tersebut diharapkan memotivasi pemuda lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi masing-masing. Kerja sama antara generasi muda dan pemerintah daerah juga diharapkan dapat memperluas kesempatan berprestasi sekaligus memperkenalkan Kulon Progo kepada masyarakat di tingkat nasional.
"Harapan kami, pemuda-pemuda di Kulon Progo semakin kreatif, maju, dan berkembang bersama pemerintah daerah untuk mengembangkan Kulon Progo agar semakin dikenal di kalangan nasional," kata Tamyus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Api dan asap muncul dari bekas tumpukan sampah di Dlingo, Bantul, selama sekitar sepekan. BPBD menyelidiki pemicu dan memantau lokasi.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.
Astra memberikan apresiasi kepada generasi muda inspiratif melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026 dan meluncurkan tujuh inisiatif kontribusi sosial
Harga jagung pakan mencapai Rp8.000/kg dan DOC layer anjlok. Pinsar memperingatkan risiko kelangkaan telur saat Nataru dan Lebaran.
Didik Nini Thowok mengingatkan generasi muda untuk memegang filosofi napak lemah, menjaga jati diri budaya, dan tidak melupakan sejarah.
Pemuda Kulon Progo diajak menyumbangkan gagasan dan inovasi untuk membangun daerah serta menyongsong Indonesia Emas 2045.