Influenza Merebak, Disdikpora Jogja Minta Sekolah Perkuat Deteksi

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Selasa, 29 September 2026 16:57 WIB
Influenza Merebak, Disdikpora Jogja Minta Sekolah Perkuat Deteksi

Ilustrasi, warga antre untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas./Antara-Raisan Al Farisi/agr

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja meminta seluruh satuan pendidikan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit influenza dan gangguan saluran pernapasan. Sekolah diminta memperkuat pemantauan kesehatan serta deteksi dini untuk mencegah penularan di lingkungan sekolah.

Plt Kepala Disdikpora Kota Jogja, Agus Trimadi mengatakan langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Di saat yang sama, proses pembelajaran di sekolah diharapkan tetap berjalan.

“Prinsip yang perlu dijaga adalah pembelajaran tetap berjalan, kesehatan peserta didik menjadi prioritas, dan penanganan dilakukan secara proporsional berdasarkan kondisi masing-masing satuan pendidikan,” katanya, Selasa (29/9/2026).

Sekolah Diminta Pantau Gejala Sakit

Agus meminta sekolah melakukan pemantauan kondisi kesehatan seluruh warga sekolah setiap hari. Pemantauan terutama mencakup jumlah siswa, guru, serta tenaga kependidikan yang tidak masuk karena sakit.

Sekolah juga perlu mencermati apabila terjadi peningkatan jumlah siswa dalam satu kelas yang mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau keluhan gangguan pernapasan lainnya.

Selain melakukan pemantauan, sekolah diminta memperkuat upaya pencegahan penularan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satunya dengan membiasakan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan menerapkan etika batuk serta bersin.

“Sekolah perlu membiasakan Cuci Tangan Pakai Sabun [CTPS] dengan air mengalir serta menerapkan etika batuk dan bersin,” katanya.

Kebersihan ruang kelas, toilet, ruang guru, kantin, serta fasilitas yang digunakan bersama juga perlu menjadi perhatian. Sekolah diminta memastikan sirkulasi udara dan ventilasi ruang kelas berfungsi dengan baik.

Siswa Sakit Tak Boleh Dipaksakan Masuk

Disdikpora juga mengimbau siswa, guru, dan tenaga kependidikan tidak menggunakan alat makan dan minum maupun barang pribadi secara bersama-sama. Sementara warga sekolah yang mengalami gejala gangguan pernapasan dianjurkan menggunakan masker ketika berinteraksi dengan orang lain.

Agus menegaskan siswa yang mengalami demam atau kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan mengikuti pembelajaran tidak boleh dipaksakan datang ke sekolah. Menurut dia, kondisi kesehatan peserta didik tetap harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan belajar.

“Ketidakhadiran karena sakit tidak boleh mengurangi hak peserta didik memperoleh layanan pembelajaran,” ujarnya.

Karena itu, sekolah diminta tetap memberikan bahan belajar, tugas, atau bentuk layanan pembelajaran lain secara proporsional. Langkah tersebut ditujukan agar siswa yang sedang sakit tetap dapat mengikuti proses belajar dan tidak tertinggal.

Sekolah Diminta Koordinasi dengan Puskesmas

Disdikpora juga meminta sekolah segera berkoordinasi dengan puskesmas atau pembina UKS apabila ditemukan peningkatan jumlah siswa maupun warga sekolah yang mengalami gejala serupa dalam waktu berdekatan.

Jika peningkatan kasus terjadi secara signifikan di suatu sekolah, koordinasi perlu dilakukan dengan puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Koordinasi tersebut diperlukan untuk memperoleh asesmen serta rekomendasi sesuai kondisi yang ditemukan.

“Apabila terjadi peningkatan kasus secara signifikan di suatu sekolah, pihak sekolah diminta melakukan koordinasi dengan puskesmas dan Dinas Kesehatan [Dinkes] untuk mendapatkan asesmen serta rekomendasi,” katanya.

Dengan langkah pemantauan, pencegahan, serta koordinasi tersebut, Disdikpora Kota Jogja meminta satuan pendidikan tetap menjaga keberlangsungan pembelajaran sekaligus mengutamakan kesehatan seluruh warga sekolah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online