Revitalisasi Pasar di Sleman Terkendala Anggaran, Dana Pemeliharaan Rp1,8 Miliar
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Anak-anak menjalal permainan tradisional dalam Festival Dolanan Tradisional Suryodiningratan di Lapangan Suryodiningratan pada Minggu (26/7/2026)./ Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Permainan tradisional dinilai perlu kembali mendapat tempat di tengah kehidupan anak-anak, seiring semakin populernya permainan digital dan penggunaan gawai. Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Syukron Arif Muttaqin, mendorong keluarga dan masyarakat ikut menjaga keberadaan permainan rakyat sebagai bagian dari warisan budaya.
Menurut Syukron, permainan tradisional tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi yang bermanfaat bagi pembentukan karakter anak. Melalui permainan tersebut, anak-anak dapat belajar tentang kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas.
“Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional juga memiliki nilai edukasi yang dapat membentuk karakter anak, terutama dalam hal kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas,” katanya, Rabu (4/11/2026).
Permainan Tradisional Ajarkan Interaksi Sosial
Syukron menilai pengenalan permainan tradisional kepada anak perlu dilakukan sejak dini. Keluarga dan lingkungan pendidikan memiliki peran penting untuk mengenalkan beragam permainan yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Dia menjelaskan permainan tradisional memberikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi secara langsung dengan teman sebaya. Dalam aktivitas tersebut, mereka tidak hanya belajar bermain, tetapi juga berkomunikasi, menghargai perbedaan, mematuhi aturan, hingga menyelesaikan persoalan bersama.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Terlebih, penggunaan gawai kini semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari sehingga ruang interaksi langsung melalui permainan bersama perlu tetap dijaga.
“Karena itu, permainan tradisional perlu kembali mendapatkan ruang di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” katanya.
Komunitas dan Sekolah Didorong Ikut Terlibat
Selain keluarga, Syukron mendorong komunitas dan lembaga pendidikan ikut berperan dalam mengenalkan permainan tradisional kepada generasi muda. Salah satu caranya melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung.
Kegiatan tersebut dapat berupa permainan bersama, perlombaan, maupun agenda kebudayaan yang mengangkat permainan rakyat. Dengan cara itu, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengenal dan mencoba permainan yang mungkin sudah jarang mereka jumpai.
Upaya pelestarian tersebut juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial antargenerasi. Anak-anak bisa mengenal permainan yang pernah populer dan dimainkan oleh orang tua maupun kakek-nenek mereka.
Syukron berharap pelestarian permainan tradisional tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat atau sekadar mengenang kebudayaan masa lalu. Menurut dia, keberlangsungannya membutuhkan keterlibatan masyarakat secara konsisten.
“Perlu keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan agar permainan tersebut tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Dia menambahkan perkembangan teknologi tidak harus membuat masyarakat meninggalkan tradisi yang telah tumbuh di lingkungan mereka. Permainan digital dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perkembangan zaman, tetapi permainan tradisional tetap perlu dilestarikan sebagai identitas budaya sekaligus sarana pendidikan karakter bagi anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Simak jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Jumat 6 November 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif sekali jalan Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 6 November 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
DPRD Sleman mendorong keluarga, sekolah, dan komunitas melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya sekaligus sarana pendidikan karakter anak.
KPK kembali memeriksa NS, adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, untuk mendalami dugaan pembagian proyek dari dana siap pakai bencana.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 6 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.