Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Sepeda motor yang ditinggalkan dua pelaku pembawa sajam, di Jlagran, Pringgokusuman, Gedongtengen, Rabu (17/4/2024)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Dua pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) meninggalkan sepeda motornya lalu kabur di Gang Tumenggung Joyo Yudho I, Jlagran, Kelurahan Pringgokusuman, Gedongtengen, Rabu (17/4/2024) pagi. Satu orang berhasil diringkus dan satu lainnya lolos.
Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo, menjelaskan sepeda motor yang ditinggalkan kedua pemuda tersebut yakni Honda Beat putih nopol AB 2590 EI.
Dia menjelaskan kejadian ini bermula ketika salah satu warga melihat keduanya berboncengan memasuki kampung tersebut sekira pukul 09.00 WIB. “Sesampainya di ujung gang, dikarenakan ujung gang tidak dapat dilalui sepeda motor, kedua orang tersebut meletakkan motornya dengan cara dirobohkan, kemudian orang tersebut lari kebawah melewati anak tangga,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Kemudian warga yang melihat tadi bersama petugas Satreskrim Polresta Jogja mendekati motor tersebut dan di sekitar sepeda motor didapati satu senjata tajam. Setelah dikejar oleh bhabinkmtms dan bhabin, menemukan lagi satu buah senjata tajam,” kata dia.
BACA JUGA: Kedapatan Membawa Sajam, 4 Korban Kecelakaan di Bantul Diamankan Polisi
Selain itu, mereka juga berhasil mendapatkan salah satu dari kedua pemuda yang membawa motor itu. Pemuda yang berhasil diringkus berinisial DN, 22, warga Tegalrejo, Kota Jogja. Sedangkan satu orang lainnya belum ditemukan.
Perbuatan kedua pelaku bisa dikategorikan dalam tindak pidana kedapatan membawa senjata tajam ditempat umum tanpa izin, sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12/1951. Namun hingga saat ini belum ada laporan korban dari kedua orang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.