Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Petugas pencatat meteran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani mengeluhkan transparansi dalam merekrut pegawai honorer. Pasalnya, lowongan tersebut tak pernah dipublikasikan, tetapi tiba-tiba ada karyawan baru.
Sekretaris DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gunungkidul Agung Budi Santoso mengaku, sejumlah pekerja lepas PDAM mengeluh dengan sistem rekrutmen pegawai honorer. Mereka beranggapan, rekrutmen dilakukan tidak transparan. Tanpa ada
pengumuman pembukaan lowongan, perusahaan langsung menerima pegawai honorer.
“Kami terima surat itu sejak 11 Agustus lalu. Saat ini, kami masih mempelajari berkas aduan itu,” kata Santoso saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (8/9/2014).
Santoso menjelaskan inti aduan mengeluhkan terkait sistem rekrutmen honorer di PDAM. Padahal, sebagai bagian dari perusahaan tersebut selama bertahun-tahun, harusnya informasi dapat terbuka sehingga memberikan peluang kepada pegawai lepas untuk mengikuti tes tersebut.
“Mereka mengeluh, tanpa ada pengumumnan rekrutmen tahu-tahu ada 15 pegawai honorer yang masuk sejak akhir tahun lalu,” ungkap dia.
Dalam surat perjanjian kerja, sambung Santoso, pasal sepuluh mengatur dengan jelas. Karyawan lepas tidak akan menutut menjadi pegawai tetap. Namun, saat ada lowongan mereka bisa mengikuti seleksi tersebut.
“Yang jadi masalah, mereka merasa tidak pernah ada lowongan, tapi tahu-tahu ada pegawai baru,” tutur dia.
Dia menambahkan, meski telah mendapati aduan, namun SPSI urung melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan plat merah tersebut. Santoso beralasan, pihaknya masih mendalami materi aduan yang dikirimkan.
“Kami ingin semua berjalan seimbang dan tidak berat sebelah. Jadi, sebelum ke PDAM, kami harus mempelajari berkas aduan lebih lanjut,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.