Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
JIBI/Desi Suryanto Petugas pemadam kebakaran dibantu relawan berupaya memadamkan api dalam kebakaran yang terjadi di toko Dynasty Fashion di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (26/10/2013) malam. Guna memperlancar proses pemadaman ruas jalan Malioboro yang ramai dengan warga dan wisatawan ditutup bagi pengguna kendaraan bermotor.
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kebakaran di Kota Jogja tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Setidaknya sampai awal September tahun ini, sudah terjadi 72 kebakaran di Kota Jogja. Sementara, tahun 2013 jumlah kebakaran tidak sampai angka 70.
Bulan ini saja, sudah ada tiga kasus kebakaran. Kebakaran terbaru terjadi pada Selasa (9/9) lalu. Kebakaran menimpa rumah Sudiro, 45, di Kampung Blunyahrejo, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tegalrejo, Jogja, sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di gudang kayu milik kontraktor Rumah Sakit Umum Bethesda, di belakang rumah sakit setempat, Senin (8/9/2014), sekitar pukul 22.30 WIB. Beruntung kedua kasus kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi.
"Kebakaran di Karangwaru, Tegalrejo diduga disebabkan puntung roko. Sementara, kebakaran di belakang rumah sakit Bethesda karena sampah" kata staf pusat pengendali operasi Dinas Pemadam Kebakaran Agus Suprapto, saat ditemui di kantornya, Selasa (9/9/2014) malam.
Menurut Agus, kebakaran yang terjadi di Jogja sebagian besar disebabkan karena korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Biasanya, kata dia, masyarakat kurang teliti memasang kabel di rumahnya. Terkadang ada kabel listrik yang sudah puluhan tahun tidak diganti. Padahal kabel yang tidak standar dapat memicu terjadinya korsleting yang kemudian menimbulkan percikan api sehingga menyebabkan kebakaran.
"Hampir 90 persen penyebab kebakaran karena hubungan arus pendek," kata Agus.
Selain disebabkan korsleting listrik, kebakaran juga terjadi karena beberapa hal. Di antaranya membakar sampah kemudian ditinggal pergi, memasak ditinggal pergi, puntung rokok dan menyalakan lilin dekat tempat tidur.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Agus Winarto mengklaim sudah berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebab kebakaran. Terlebih saat ini musim kemarau, jika terjadi percikan api sedikit mudah merembet. "Kita sudah sering sosialisasi antisipasi kebakaran," ucap dia.
Sementara itu, untuk petugas kebakaran sejauh ini diakui Agus Winarto, tidak bermasalah. Sebanyak 11 armada pemadam kebakaran masih normal. Selain itu ketersediaan air juga cukup memadai karena Dinas Pemadam Kebakaran memiliki 16 tandon air yang dikhususkan untuk antisipasi kebakaran. Sementara petugas pemadam saat ini berjumlah 75 orang, belum termasuk personel Tim Reaksi Cepat (TRC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bea Cukai Madura menggagalkan pengiriman rokok ilegal ke Timor Leste dan menyita 21 juta batang rokok ilegal sepanjang Januari-Juni 2026.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di SCH, MPP, Satpas, dan SIMMADE beserta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026, lokasi layanan di Alun-Alun Kidul, MPP, Satpas, syarat perpanjangan SIM, serta biaya terbaru.
Kemenhub mengerahkan kapal patroli KPLP untuk mempercepat evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di Laut Jawa.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.