3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di DIY mulai menggelar kegiatan study tour ke luar negeri. Biaya mencapai jutaan rupiah harus ditanggung walimurid.
Sekolah yang memberangkatkan siswanya untuk pelesir sambil belajar di luar negeri menganggap program itu adalah bagian dari proses pembelajaran. Namun, kegiatan itu tak lepas dari kritik.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menilai study tour ke luar negeri untuk siswa tingkat SMP cukup berlebihan. Kepala Disdikpora DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menyatakan mahalnya biaya ke luar negeri adalah salah satu alasan lebay-nya program itu. Bahkan, penggunaan subsidi bantuan operasional sekolah (BOS) juga mustahil dipakai untuk membiayai study tour ke mancanegara. Penyebabnya, BOS tidak diperkenankan untuk mendanai piknik siswa atau guru.
“[Sekolah] Bisa bangkrut jika BOS untuk piknik sampai luar negeri. Jadi saya kira piknik ke luar negeri itu bukan cara yang tepat dalam memberikan bekal positif bagi siswa,” ujar Aji kepada Harianjogja.com, Jumat (12/9/2014).
Menurut dia belajar seraya bermain ke luar negeri juga tidak tepat untuk siswa sekolah menengah atas (SMA) sekali pun. Selain faktor mahalnya biaya, pengawasan terhadap siswa juga perlu jadi acuan.
“Tempat-tempat di Indonesia ini saja sudah bagus-bagus, jadi ngapain harus sampai luar negeri segala,” katanya.
Sementara pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Djohar memberikan penilaian berbeda. Djohar menganggap banyak sisi positif yang bisa ditangkap dari tur studi ke luar negeri.
“Misalnya kunjungan ke Singapura. Di sana guru dan siswa bisa mengambil hikmah dari kedisiplinan program pembelajaran yang ditonjolkan sehingga pendidikan di sana maju pesat,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Donald Trump menyebut perundingan AS dan Iran dimulai Senin. Pembahasan mencakup Selat Hormuz dan program nuklir Teheran.
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Sebanyak 23 calon hakim agung dan ad hoc MA mengikuti wawancara tahap akhir seleksi KY pada 3-7 Agustus 2026.
Transformasi BUMN di Bawah Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
Sensus Ekonomi 2026 menjadi dasar penyusunan kebijakan penguatan pariwisata Kota Jogja melalui data usaha, UMKM, investasi, dan tenaga kerja.