60 Siswa MI di Klaten Keracunan Usai Makan MBG, Mual dan Muntah
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Warga Desa Sindutan, Kecamatan Temon Kulonprogo, setuju dengan pembangunan bandara di wilayah merka. Penyebabnya, lahan yang digunakan di Sindutan tidak mengenai permukiman penduduk.
Lahan yang dibutuhkan untuk membangun bandara di Kulonprogo hanya berupa tegal. Hal itu terungkap dalam sosialisasi yang digelar tim sosialisasi persiapan pengadaan bandara di Balaidesa Sindutan, Selasa (16/9/2014).
Muridan, 54, warga Dusun Glaeng, Sindutan, mengungkapkan, warga merespons positif rencana pembangunan bandara di Temon.
“Sepertinya tidak ada warga Sindutan yang rumahnya kena dampak pembangunan bandara, hanya lahan tegal yang terkena,” ujarnya.
Muridan mengaku setuju dengan pembangunan bandara di Kulonprogo. Alasannya, demi kemajuan wilayah di Kulonprogo.
Salah satu warga palihan yang enggan disebutkan namanya karena alasan keamanan juga mengaku setuju dengan pembangunan bandara di Temon. Dia ingin suasana Kulonprogo lebih ramai.
Kendati demikian, perempuan yang memiliki tegal di Sindutan ini tidak berani berterus terang mengenai sikapnya kepada para tetangga karena takut dengan konflik sesama penduduk. “Saya dasarnya setuju dan datang ke Balai Desa Sindutan karena memenuhi undangan pemerintah,” tuturnya.
Ia menyebutkan, masyarakat yang tidak setuju dengan pembangunan bandara di Kulonprogo adalah warga Desa Glagah dan Palihan. Kemungknan karena dua wilayah tersebut yang terdampak pembangunan bandara paling besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.
Kemenpar meminta keselamatan penerbangan menjadi prioritas di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi pembatalan penerbangan.
DPRD Bantul mendorong pemetaan wilayah kekeringan dan pembangunan sumur bor serta jaringan air bersih sebagai solusi permanen.
Kemenhub memastikan refund tiket pesawat 100 persen bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan akibat abu erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak 153 SPPG beroperasi di Klaten melayani 300.100 penerima MBG. Dua dapur disuspend imbas dugaan keracunan siswa.