Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Harianjogja.com, SLEMAN-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Sunartono, mengajak masyarakat Sleman menjadikan olah raga sebagai budaya.
Alasannya, negara yang budaya olah raganya kuat, kebanyakan memiliki pencapaian prestasi yang tinggi di berbagai kompetisi regional maupun internasional.
Budaya olah raga merupakan fondasi terwujudnya prestasi keolahragaan nasional. “Selain bisa menyehatkan masyarakat, budaya itu bisa jadi wahana bersemainya atlet bertalenta yang akan meningkatkan prestasi olah raga kita,” kata Sunartono, dalam rilisnya kepada media, Rabu (17/9/2014).
Sunartono mengajak seluruh instansi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menggerakkan masyarakat dan pihak swasta berpartisipasi mewujudkan pembudayaan olah raga.
“Pemerintah maupun swasta, diharapkan ikut mendukung melalui bantuan dana, penyediaan sarana dan prasana, serta menggalakkan kegiatan olahraga, baik untuk rekreasi, pendidikan, maupun kompetisi,” papar Sunartono.
Dalam sepekan, Sunartono mengharapkan setiap instansi pemerintah, lembaga swasta, sekolah, maupun masyarakat memiliki setidaknya satu hari untuk berolahraga bersama. Misalnya, pada hari Jumat atau hari libur lainnya.
Peringatan Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) ke XXXI Kabupaten Sleman 2014 dilaksanakan di Lapangan Pemda Sleman, Rabu pagi. Pada kesempatan itu, diserahkan pula penghargaan berupa uang pembinaan bagi 19 atlet dan pelatih berprestasi.
Atlet dan pelatih tersebut meraih prestasi membanggakan dari beberapa cabang olahraga. Sebanyak empat orang dari cabang atletik, delapan orang dari bola voli, lima orang dari renang, serta masing-masing satu orang dari cabang olah raga catur dan pencak silat. Mereka berasal dari berbagai sekolah negeri maupun swasta, dari jenjang SD hingga SMA.
Sunartono memaparkan, kerja keras yang dipadukan pembinaan dan pengembangan terencana akan menjadi jalan bagi peningkatan prestasi di bidang olah raga.
“Mari kita membangun budaya olah raga demi meraih prestasi hingga tingkat internasional, seperti SEA Games, ASIAN Games, maupun olimpiade,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.