Gejala Awal Ebola Varian Bundibugyo, Jangan Terkecoh Mirip Flu Biasa
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Bisnis/Rachman PEMBIBITAN SAPI LOKAL Pekerja memberi pakan pada sejumlah sapi perah di salah satu peternakan di daerah Wanaraja Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/3). Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) meminta pemerintah memaksimalkan pembibitan sapi perah lokal guna mendongkrak produksi susu nasional. GKSI mencatat produksi susu saat ini baru mencapai 1,3 juta-1,5 juta liter per hari, yang hanya berkontribusi 20% dari kebutuhan susu nasional.
Harianjogja.com, SLEMAN—Seiring musim kemarau yang berkepanjangan, sejumlah peternak di lereng Gunung Merapi yang tinggal di hunian tetap (Huntap) mulai kesusahan mencari hijauan makanan ternak (HMT). Warga terpaksa membeli HMT dengan harga yang melambung tinggi.
Sarwono, 45, warga Huntap Kuwang, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan mengaku, akibat musim kemarau yang berkepanjangan, HMT di area lereng Gunung Merapi sudah semakin menipis.
Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak sapi miliknya, dia harus membeli pakan ternak Rp25.000 per ikatnya. Padahal sebelum musim kemarau, harga HMT berkisar maksimal hanya Rp15.000.
"Itupun sudah sangat banyak, kalau sekarang Rp25.000 mung sakpondongan [sepondongan/seikat]," ungkapnya saat ditemui pekan lalu.
Secara normal, kebutuhan pakan satu ikat tidak cukup untuk makan satu ekor ternak sapi. Setidaknya butuh dua hingga tiga ikat HMT untuk mencukupi kebutuhan pakan tiap ekor sapi per hari.
Tetapi ia mensiasati dengan mencarikan makanan jenis lain, seperti rerumputan kering yang masih tersisa, sehingga HMT yang ia beli sebagai makanan istimewa di sela-sela pemberian makanan kering bagi ternaknya.
"Biasanya penjualnya bukan dari area sini, namun dari luar. Kalau sempat saya usaha carikan rerumputan hijau. Karena kalau beli terus ora cukup [tidak cukup]," ujar pemilik ternak sapi yang dititipkan di kandang komunal ini.
Hal yang sama juga disampaikan Samsul warga Huntap Dongkelsari, Desa Wukirsari. Menipisnya ketersediaan pakan ternak membuat pemilik ternak harus membeli. Menurutnya untuk mendukung kesehatan dan tercukupnya kebutuhan pakan, sejumlah warga juga ada yang membeli makanan instant bagi ternak sapi.
"Iya masih ada memang yang hijau-hijau di beberapa lahan. Tapi kalau pemilik lahannya juga punya ternak ya jelas dipakai sendiri dan kalau mau ambil tidak enak. Tidak seperti saat musim hujan, di lahan-lahan bebas di pematang masih ada hijauan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Cari mobil Eropa bekas di bawah Rp100 juta? Peugeot 207, Peugeot 308, BMW E46, dan Mercedes-Benz W203 bisa menjadi pilihan dengan konsumsi BBM yang masih cukup
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026: rekor sempurna Les Bleus diuji sprint terbanyak Singa Atlas. Laga pembuka sengit di Boston.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemimpin yang berbohong kepada rakyat adalah pemimpin yang berdosa dan mengkhianati negara.
Singapura kembali menjadi negara dengan kualitas hidup terbaik di Asia Tenggara versi US News & World Report 2026. Indonesia berada di peringkat ke-72 dunia.