Polri Geser Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Pengamanan VVIP
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sepuluh unit armada taksi resmi beroperasi di Kulonprogo, Senin (29/9/2014) mendatang. Keberadaan armada taksi dipastikan tidak mengganggu angkutan desa maupun bis dalam kota yang sudah lebih dulu beroperasi karena memiliki segmentasi pengguna yang berbeda.
Direktur Afda Taksi Sapto Raharjo mengakui belum memberitahukan keberadaan taksi di Kulonprogo kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kulonprogo karena masih menunggu seluruh izin terbit. “Rencananya setelah turun kami langsung datang ke Organda Kulonprogo,” katanya, Kamis (25/9/2014).
Ketua Organda Kulonprogo Djuwardi menuturkan keberadaan armada taksi di Kulonprogo merupakan wewenang Organda DIY dan rekomendasi izin trayek dikeluarkan oleh Dishub DIY.
“Sampai sejauh ini saya belum mendapat pemberitahuan dari Organda DIY, apakah sudah ada izin trayek atau belum,” ujarnya.
Menurut Djuwardi, berdasarkan informasi yang diperolehnya sudah ada pengajuan operasional armada taksi ke Dishub DIY da pemberitahuan ke Organda DIY. Namun, ia tidak tahu sejauh mana izin yang sudah diterbitkan.
Ia mengatakan, jika pertimbangan keberadaan armada taksi demi kemajuan Kulonprogo maka hal itu tidak masalah karena pada suatu saat angkutan tersebut menjadi kebutuhan masyarakat. Taksi, terangnya, juga tidak akan mengganggu keberadaan angkutan lainnya karena memiliki segmentasi pemakai yang berbeda.
Ditambahkannya, Afda Taksi yang akan beroperasi di Kulonprogo berbentuk konsorsium sehingga pemodalnya bisa beramai-ramai. “Salah satu penanam sahamnya adalah warga Kecamatan Sentolo,” kata Djuwardi.
Sutrisno, 30, sopir Afda Taksi, mengungkapkan, sudah mulai menerima penumpang untuk jarak dekat sebagai bentuk pengenalan. “Argonya sama dengan argo taksi tapi tadi baru mengantar satu penumpang jarak dekat dari RSUD Wates ke Dusun Tambak, Desa Triharjo, Kecamatan Wates,” sebutnya.
Ia memaparkan armada taksi yang sudah melakukan uji coba lapangan sebanyak enam unit dengan merek Daihatsu Xenia, sedangkan empat unit lainnya yang bermerek Toyota Avanza diturunkan Senin mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
Fabio Grosso resmi dipecat Fiorentina setelah tiga kekalahan beruntun di Serie A 2026/27, termasuk kekalahan dari Torino
Bandara Soetta ditutup akibat abu vulkanis. KAI Daop 6 Yogyakarta menambah perjalanan KA menuju Gambir pada 6 September 2026.
Erupsi GAK menutup delapan bandara. Menhub meminta maskapai memfasilitasi refund dan reschedule, dengan refund tiket 100 persen.
SIM Keliling Bantul Selama September 2026 hadir malam hari di Kantor Dinas Arsip Prov. DIY. Cek jadwal, jam, dan syaratnya.
Cek jadwal Samsat Keliling Sleman hari ini, lokasi, jam pelayanan, serta syarat pajak kendaraan tahunan dan lima tahunan.