Heboh Pisang Bertandan Ganda di Gunungkidul, Bisa Jadi Varietas Unggul
Pisang bertandan ganda di Gunungkidul menarik perhatian. Pemkab siap kembangkan jadi varietas unggulan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Desa Candirejo, Gunungkidul, Agus Supriyadi mengatakan kerugian yang dialami warganya lebih dari Rp25 juta. Menurut penuturan warganya, Suniyantoro yang berdomisili di Pangkah, Candirejo, Gunungkidul, uang tersebut diberikan sebagai mahar.
“Yang dilaporkan ke polisi hanya Rp25 juta. Tapi, sebelumnya Pak Subiyantoro juga telah memberikan sejumlah uang ke pelaku,” kata Agus.
Dia menuturkan, Subiyantoro terpikat dengan bujuk rayu dukun itu. Sebab, dukun palsu itu mengaku memiliki kekuatan untuk
mengeluarkan harta karun yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Hanya, sebelum itu dilakukan, harus melakukan beberapa ritual
supaya harta tersebut bisa dianggat ke permukaan.
“Uang Rp25 juta digunakan oleh dukun sebagi mahar untuk membeli kembang dan perlengkapan ritual lainnya. Sayangnya, harta yang
ditunggu-tunggu tak kunjung tiba, sehingga membuat korban geram dan melaporkan penipuan itu ke polisi,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pisang bertandan ganda di Gunungkidul menarik perhatian. Pemkab siap kembangkan jadi varietas unggulan.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa