Klaten Ubah Sampah Jadi Listrik, Proyek Dimulai Tahun Ini
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Harianjogja.com, JOGJA- Rany Widayati, Wakil Ketua Panitia Khusus Tata Tertib (Pansus Tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku tidak tersindir dengan pesan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono tentang pembelahan politik di lembaga tersebut.
Nuansa ini sebelumnya tersirat pada pembahasan tata tertib oleh Pansus di DPRD DIY tiga hari lalu. Koalisi Merah Putih meminta penghapusan kata diupayakan sama dalam legal drafting tatib pasal 53 ayat (8) dihapuskan untuk penempatan anggota fraksi dihapuskan.
KMP meminta agar fraksi dapat mengirimkan angotanya secara merata. PDIP melihat itu sebagai gelagat untuk menghabisi koalisinya untuk tidak menduduki pimpinan di komisi- komisi.
Dengan dihapusnya kata diupayakan sama, PDIP pemeroleh suara terbanyak di DPRD DIY tidak bisa memblok di beberap komisi.
Pemilihan pimpinan dari dan oleh anggota dengan berakhir voting mempersempit peluang koalisi dari PDIP. Di DPRD DIY, koalisi PDIP atau Koalisi Indonesia Hebat hanya 22 kursi dari total 55 kursi.
Sultan berharap pembuatan tatib dan alkap selanjutnya tidak menghambat proses legislasi di DPRD DIY. Ia mencatat, peraturan daerah yang perlu segera disahkan adalah APBD perubahan 2014 paling lambat pada akhir Oktober.
Selain itu juga lima peraturan daerah istimewa (perdais). Dua perdais mengenai kelembagaan dan pengisian jabatan sebelumnya telah dibahas pada anggota DPRD DIY periode 2009-2014, namun batal disahkan karena alotnya persetujuan nomenkelatur penyebutan Pemerintah Daerah DIY.
Rany Widayati mengklaim, perjuangan penghapusan kata diupayakan sama semata agar terjadi komposisi anggota yang seimbang di tiap komisi. Ambil contoh di Komisi A jumlah anggotanya berjumlah 10, sedangkan Komisi C ada 15 orang.
Karenanya ia mengaku tidak tersindir dengan pernyataan dari gubernur tersebut. Kendati begitu politikus Golkar itu berjanji tak akan melakukan pembelahan politik di DPRD DIY.
“Kami akan mengutamakan kepentingan rakyat, karena itu sumpah jabatan kami. 20 Oktober ini, tatib Pansus kami target sudah selesai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaten siapkan proyek sampah jadi listrik di TPA Troketon. Target operasi 2028, volume sampah capai 170 ton per hari.
Pria lebih cepat move on? Terapis ungkap itu hanya norma sosial. Pria proses internal, wanita eksternal, tapi waktu pemulihan tak beda signifikan.
Storage WhatsApp cepat penuh bisa membuat HP lemot dan memori cepat habis. Simak penyebab utama serta cara mudah membersihkan file besar di WhatsApp.
Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026: rekor 5 kemenangan Spanyol, Rodri-Pedri-Yamal kunci, Belgia kehilangan Onana. De Bruyne harapan Belgia.
Kejati DIY menyelesaikan pendataan seluruh SPPG di wilayah DIY dan menyerahkan hasilnya ke Pidsus Kejaksaan Agung untuk mendukung penanganan perkara yang sedang
RS Bethesda Yogyakarta mendorong pengembangan hospice untuk memperkuat layanan paliatif di tengah meningkatnya jumlah lansia di DIY.