Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Harianjogja.com, JOGJA- Rany Widayati, Wakil Ketua Panitia Khusus Tata Tertib (Pansus Tatib) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku tidak tersindir dengan pesan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono tentang pembelahan politik di lembaga tersebut.
Nuansa ini sebelumnya tersirat pada pembahasan tata tertib oleh Pansus di DPRD DIY tiga hari lalu. Koalisi Merah Putih meminta penghapusan kata diupayakan sama dalam legal drafting tatib pasal 53 ayat (8) dihapuskan untuk penempatan anggota fraksi dihapuskan.
KMP meminta agar fraksi dapat mengirimkan angotanya secara merata. PDIP melihat itu sebagai gelagat untuk menghabisi koalisinya untuk tidak menduduki pimpinan di komisi- komisi.
Dengan dihapusnya kata diupayakan sama, PDIP pemeroleh suara terbanyak di DPRD DIY tidak bisa memblok di beberap komisi.
Pemilihan pimpinan dari dan oleh anggota dengan berakhir voting mempersempit peluang koalisi dari PDIP. Di DPRD DIY, koalisi PDIP atau Koalisi Indonesia Hebat hanya 22 kursi dari total 55 kursi.
Sultan berharap pembuatan tatib dan alkap selanjutnya tidak menghambat proses legislasi di DPRD DIY. Ia mencatat, peraturan daerah yang perlu segera disahkan adalah APBD perubahan 2014 paling lambat pada akhir Oktober.
Selain itu juga lima peraturan daerah istimewa (perdais). Dua perdais mengenai kelembagaan dan pengisian jabatan sebelumnya telah dibahas pada anggota DPRD DIY periode 2009-2014, namun batal disahkan karena alotnya persetujuan nomenkelatur penyebutan Pemerintah Daerah DIY.
Rany Widayati mengklaim, perjuangan penghapusan kata diupayakan sama semata agar terjadi komposisi anggota yang seimbang di tiap komisi. Ambil contoh di Komisi A jumlah anggotanya berjumlah 10, sedangkan Komisi C ada 15 orang.
Karenanya ia mengaku tidak tersindir dengan pernyataan dari gubernur tersebut. Kendati begitu politikus Golkar itu berjanji tak akan melakukan pembelahan politik di DPRD DIY.
“Kami akan mengutamakan kepentingan rakyat, karena itu sumpah jabatan kami. 20 Oktober ini, tatib Pansus kami target sudah selesai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Klasemen Super League 2026/2027 usai pekan pertama menempatkan Arema FC di puncak, Persib kedua dan Persija keenam.
Honda BeAT hingga Yamaha NMAX termasuk skutik bekas dengan pasar kuat. Simak kisaran harga dan cara menjaga nilai jualnya.
Huawei Mate XT2 resmi meluncur dengan chip Kirin 9050 Pro dan harga hingga Rp65,7 juta. Penjualan dimulai 12 September 2026.
Tren baju sekali pakai untuk liburan di China viral. Murah dan praktis, tetapi memicu kekhawatiran soal sampah tekstil.
IBI DIY memiliki 4.258 anggota. Pada HUT ke-75, bidan menegaskan komitmen memperkuat kesehatan ibu, bayi, dan generasi emas 2045.